Pidie, Beritamerdekaonline.com – 13 November 2024. Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie sukses menggelar debat publik perdana bagi para calon Bupati dan Wakil Bupati periode 2024-2029. Acara yang berlangsung di Gedung PCC Sigli pada Rabu malam (13/11), pukul 19:30 WIB, mengusung tema besar “Pembangunan Kesejahteraan dan Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Pidie”.
Dalam sambutannya, Ketua KIP Pidie, Ramli Usman, menyampaikan harapannya agar debat ini berjalan lancar dan tertib sesuai aturan. Ia juga mengundang 60 orang pendukung dari masing-masing pasangan calon (Paslon), serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan jajaran Forkopimda setempat. “Kami berharap setiap paslon mampu memaparkan visi, misi, serta program unggulan mereka dengan jelas dan terarah sebagai calon pemimpin Pidie,” ujar Ramli.
Empat pasangan calon hadir dalam debat ini, yaitu:
- Amiruddin-Anwar
- Sarjani-Alzaizi
- Jamaluddin-Sayuti
- Zakaria-Tgk Imran
Debat berlangsung selama 180 menit, di mana 150 menit dialokasikan untuk sesi debat dan 30 menit untuk jeda iklan televisi. Seluruh rangkaian acara mengikuti peraturan KIP serta petunjuk teknis (Juknis) yang ketat untuk menjamin debat berjalan kondusif.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KIP Pidie, Edi Kurniawan, mengungkapkan bahwa ada dua tema utama dalam debat ini. Tema pertama berfokus pada “Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Pidie yang Transparan, Akuntabel, dan Berdaya Saing Global”, dengan sub-tema meliputi penerapan Syariat Islam, keistimewaan Aceh, peningkatan pelayanan publik, serta pembangunan berkelanjutan.
Tema kedua membahas “Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Pendidikan, dan Pemberdayaan Masyarakat”. Sub-tema yang diangkat meliputi penguatan ekonomi dan investasi, pengembangan pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, peningkatan sumber daya manusia (SDM), serta upaya pencegahan narkoba. “Kami berharap para calon dapat memberikan gagasan yang konkret untuk kemajuan Pidie,” ungkap Edi Kurniawan.
Materi debat dirumuskan oleh tim panelis yang terdiri dari akademisi terkemuka, yakni:
- Dr. Amri, SE, MSi
- Dr. Muhammad Insya Ansari, SH, MH
- Dr. Nazaruddin Alibasyah, M.Ed (Universitas Syiah Kuala)
- Hidayat S., S.Fil.I
- Muhammad Syuib, MH (UIN Ar-Raniry Banda Aceh)
Para panelis ini berperan penting dalam menyusun pertanyaan yang tajam dan relevan, memastikan debat berlangsung dengan substansi yang bermutu. (JeF)




Tinggalkan Balasan