Mesuji, Beritamerdekaonline.com – Pemerintah Desa Panggung Rejo, Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan warga melalui pembangunan infrastruktur jalan rabat beton. Proyek ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan mempermudah akses masyarakat ke berbagai fasilitas, seperti sekolah, rumah sakit, pasar, dan lahan pertanian.

Pembangunan jalan rabat beton tahun 2024 ini disambut antusias oleh warga. Kepala Desa Panggung Rejo, Ropiah, menegaskan bahwa proyek ini merupakan upaya nyata untuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan masyarakat. “Pembangunan jalan ini kami alokasikan di TR 11, RT 04 RK 02 dengan volume P: 220 m, L: 2 m, T: 0,15 m, menggunakan anggaran sebesar Rp 145.658.400 dari APBDes Panggung Rejo,” jelas Ropiah, Senin (5/8/2024).

Proyek ini dikerjakan dengan sistem padat karya, melibatkan tenaga kerja dari warga setempat. “Kami ingin memberdayakan masyarakat dan membuka lapangan kerja melalui proyek ini. Selain itu, kualitas pengerjaan juga kami pastikan sesuai spesifikasi agar hasilnya maksimal dan bermanfaat bagi warga,” tambah Ropiah.

Langkah ini mendapat apresiasi dari warga setempat. RN, salah satu warga, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah desa. “Terima kasih kepada Bu Kades Ropiah yang terus berupaya meningkatkan perekonomian warga melalui pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Jalan yang bagus ini benar-benar mendukung aktivitas kami,” ujarnya.

Ropiah menegaskan, pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Panggung Rejo secara keseluruhan. “Kami berharap jalan ini dapat menunjang kegiatan ekonomi warga dan menjadi langkah awal dari berbagai proyek infrastruktur lainnya. Semua ini adalah bagian dari komitmen kami untuk melihat warga Panggung Rejo semakin sejahtera,” pungkasnya. (Adv/Sumarno)

pembangunan jalan rabat beton di Desa Panggung Rejo, Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji. Proyek ini didanai Dana Desa 2024 dan melibatkan tenaga kerja lokal untuk mendukung pemberdayaan masyarakat.