Pangkep, Beritamerdekaonline.com – Kunjungan kerja Bupati Kabupaten Pangkep ke Desa Sayilus, Kecamatan Liukang Tangaya, beberapa waktu lalu meninggalkan harapan besar bagi warga setempat. Dalam pidatonya, bupati sempat berjanji untuk memperbaiki akses jalan dari pelabuhan menuju jalan poros Desa Sayilus yang kondisinya sangat memprihatinkan. Namun, hingga kini, janji tersebut belum terealisasi.

Kepala Desa Sayilus, M. Nasir, saat dikonfirmasi mengenai janji perbaikan tersebut, enggan memberikan tanggapan. Ia beralasan sedang berada di luar daerah untuk mengikuti pelatihan di Bali pada 26 Desember 2024.

Kekecewaan mendalam dirasakan oleh masyarakat Desa Sayilus. Mereka mengaku telah lama menunggu perbaikan jalan yang dijanjikan sejak beberapa tahun lalu. “Kami sudah lelah mendengar janji dari tahun ke tahun. Sampai sekarang, janji itu belum juga ditepati,” ujar salah satu warga dengan nada kesal.

Masyarakat menambahkan bahwa mereka telah berulang kali mengusulkan perubahan status jalan desa menuju pelabuhan, namun belum mendapatkan tanggapan dari pemerintah daerah. Bahkan, janji perbaikan jalan tersebut disampaikan langsung oleh bupati di hadapan tokoh agama dan masyarakat setempat.

“Kami hanya berharap pemerintah daerah Kabupaten Pangkep benar-benar menepati janji mereka untuk memperbaiki jalan ini. Jangan sampai masyarakat menganggap ini hanya sekadar janji politik,” tegas warga lainnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Bupati Pangkep belum memberikan tanggapan terkait keluhan masyarakat Desa Sayilus. (Zul)

Kondisi jalan dari pelabuhan menuju poros Desa Sayilus yang rusak parah. Warga desa berharap pemerintah segera merealisasikan janji perbaikan yang telah disampaikan Bupati Pangkep. Foto: Dokumentasi Warga Desa Sayilus.