Gayo Lues, Beritamerdekaonline.com – Proyek Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) tahun anggaran 2024 di Desa Suri Musara dan Kenyaran, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, diduga bermasalah. Baru saja diserahterimakan oleh pihak pengelola, jalan rabat beton yang dibangun sudah mengalami kerusakan dan terkelupas di beberapa titik.

Kondisi proyek ini memicu dugaan pengerjaan asal-asalan yang jauh dari standar mutu. Seolah hanya mengejar penyelesaian tanpa mempertimbangkan kualitas konstruksi.

Dugaan ini semakin kuat setelah tim media melakukan investigasi langsung ke lokasi pada Jumat, 24 Januari 2024. Sejumlah warga yang melintas dan enggan disebutkan namanya mengakui bahwa jalan rabat beton tersebut baru selesai dibangun beberapa bulan lalu, namun sudah mengalami kerusakan serius.

“Jalan ini baru saja selesai, belum genap enam bulan. Tapi sudah retak, terkelupas, bahkan ada yang ditambal di beberapa titik,” ujar salah satu warga.

Foto Ist

Kerusakan ini diduga akibat campuran semen yang tidak sesuai dengan ketentuan teknis. Padahal, proyek PISEW yang merupakan program Kementerian PUPR ini menelan anggaran sekitar Rp500 juta per lokasi. Seharusnya, pembangunan ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian dan meningkatkan ekonomi desa.

Namun, realitas di lapangan justru mengindikasikan kemungkinan adanya persekongkolan antara pihak pengawas, penyelenggara, dan pelaksana proyek. Mengingat kondisi jalan yang sangat memprihatinkan, aparat penegak hukum diharapkan segera turun tangan dan memanggil pihak-pihak yang terlibat dalam proyek ini untuk mempertanggungjawabkan hasil pekerjaan mereka. (SN)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.