Payakumbuh, beritamerdekaonline.com – Dalam rangka mendukung pembangunan tempat ibadah dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat, Wakil Wali Kota (Wawako) Payakumbuh, Elzadaswarman, bersama Tim Safari Ramadan II Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, mengunjungi Masjid Al Husna di Kelurahan Taratak Padang Kampuang. Pada kesempatan tersebut, ia menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp50 juta untuk percepatan pembangunan masjid.
Elzadaswarman, yang akrab disapa Om Zet, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, baik secara fisik maupun spiritual.
Komitmen terhadap Kebersihan dan Pembangunan Masjid Agung
Selain mendukung pembangunan masjid, Om Zet juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah di Kota Payakumbuh. Ia mengajak warga untuk aktif menjaga kebersihan dan mendukung program pembangunan Masjid Agung Kota Payakumbuh yang direncanakan menjadi ikon baru kota ini.
“Kami berkomitmen untuk memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat. Selain itu, dukungan dari masyarakat sangat dibutuhkan dalam mewujudkan Masjid Agung Kota Payakumbuh sebagai pusat kegiatan keagamaan yang representatif,” ujarnya.
Safari Ramadan yang dilakukan Pemko Payakumbuh bukan hanya tradisi, tetapi juga ajang untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan kebersamaan, diharapkan pembangunan kota dapat berjalan optimal, termasuk dalam menciptakan lingkungan yang religius dan bersih.
Alokasi Dana Hibah untuk Tempat Ibadah
Tahun ini, Pemko Payakumbuh mengalokasikan dana hibah untuk 7 masjid, 4 musala, dan 2 surau. Berikut daftar penerima bantuan hibah dari APBD Kota Payakumbuh:
- Masjid Gadang Balai Tongah Koto – Rp100 juta
- Masjid Assa’adah Aua Kuniang – Rp50 juta
- Masjid Al Husna Taratak Padang Kampuang – Rp50 juta
- Surau Bingkuang Balai Tongah Koto – Rp20 juta
- Musala Nurul Atinah Parak Gatah – Rp15 juta
- Masjid Al Falah Padang Tangah Payobadar – Rp50 juta
- Masjid Jihad Parik Muko Aie – Rp50 juta
- Masjid Istiqlal Labuah Basilang – Rp50 juta
- Masjid Muhsinin Tigo Koto Diate – Rp50 juta
- Musala Siratul Jannah Padang Karambia – Rp20 juta
- Musala Nur Hidayah Payolansek – Rp20 juta
- Musala Arruhamak Payolansek – Rp20 juta
- Surau Raudhatul Jannah Payolansek – Rp20 juta
Selain dari APBD Kota Payakumbuh, Pemprov Sumatera Barat juga menyalurkan dana hibah untuk 7 masjid melalui APBD provinsi:
- Masjid Istiqomah – Rp50 juta
- Masjid Baitul Inabah – Rp25 juta
- Masjid Muhsinin – Rp50 juta
- Masjid Amaliyah Tiakar – Rp50 juta
- Masjid Ijtihad Padang Sikabu – Rp50 juta
- Masjid Annur Balai Baru – Rp25 juta
- Masjid Istiqlal – Rp25 juta
Menurut Kabag Kesra Kota Payakumbuh, Efrizal, bantuan ini merupakan hasil usulan dari tahun sebelumnya yang kemudian direalisasikan dalam rangkaian Safari Ramadan.
Dukungan Masyarakat dan Bantuan Sosial
Pengurus Masjid Al Husna, Gusnedi, menyampaikan bahwa pembangunan masjid ini merupakan hasil inisiatif dan swadaya masyarakat, namun perluasan masih menjadi prioritas karena kapasitas yang terbatas.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemko Payakumbuh atas dukungannya. Bantuan ini menjadi dorongan besar bagi kami untuk mempercepat pembangunan masjid agar masyarakat bisa beribadah dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Selain bantuan hibah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Payakumbuh juga menyalurkan bantuan sembako kepada lima keluarga kurang mampu di Tambago.
Dengan berbagai program ini, Pemko Payakumbuh berharap dapat terus membangun kota secara seimbang, baik dalam aspek infrastruktur maupun penguatan nilai spiritual, demi kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (FD)

Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan