Kepahiang, Berita Merdeka Online – Pemerintah Desa Air Hitam, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, resmi melaksanakan kegiatan titik nol dan pra pelaksanaan pembangunan infrastruktur desa pada Kamis, 23 April 2025. Kegiatan ini menandai dimulainya pembangunan fisik berupa jalan rabat beton dan dua unit plat deukker yang didanai dari Dana Desa (DD) tahap pertama tahun anggaran 2025.
Acara dimulai langsung di lokasi proyek oleh Kepala Desa Air Hitam, Rasdan Efendi, yang memimpin peninjauan titik nol pembangunan jalan rabat beton sepanjang 143 meter dan dua plat deukker di dua lokasi strategis. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Ujan Mas, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepahiang, Ketua dan anggota BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para pendamping desa dan kecamatan.
Dalam keterangannya kepada awak media, Kepala Desa Air Hitam menyampaikan bahwa pembangunan ini ditujukan untuk mendukung kelancaran akses masyarakat menuju areal pertanian dan perkebunan. Jalan rabat beton dan plat deukker tersebut diharapkan dapat meningkatkan mobilitas warga dan mempercepat distribusi hasil panen.
“Pembangunan ini bagian dari komitmen kami untuk mewujudkan infrastruktur desa yang layak dan bermanfaat langsung bagi masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen desa untuk bergotong royong dan mengawal proses pembangunan ini agar berjalan tepat waktu dan tepat sasaran,” ujar Rasdan Efendi.

Camat Ujan Mas dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif Pemerintah Desa Air Hitam. Ia berharap masyarakat turut menjaga hasil pembangunan dan mendukung program-program desa yang menggunakan dana pemerintah secara transparan dan partisipatif.
“Pemerintah Kecamatan Ujan Mas sangat mendukung kegiatan pembangunan yang dilakukan secara terbuka dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Ini bentuk nyata implementasi Dana Desa yang berpihak pada kepentingan rakyat,” tegasnya.
Perwakilan dari Dinas PMD Kabupaten Kepahiang juga berharap agar pelaksanaan pembangunan dengan Dana Desa tahun 2025 ini bisa merata dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Pemerataan pembangunan menjadi target utama agar seluruh desa, termasuk Air Hitam, bisa tumbuh dan berkembang secara seimbang.
Momentum titik nol ini menjadi awal penting dalam proses pembangunan desa berbasis kebutuhan riil warga. Semangat kebersamaan, keterbukaan, dan gotong royong diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan desa yang maju dan mandiri. (Sampur Buana)
Advertorial




Tinggalkan Balasan