Banda Aceh, Berita Merdeka Online – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, secara khusus meminta kepada seluruh jemaah haji Kloter 2 asal Aceh untuk mendoakan kemaslahatan dan kemajuan daerah saat menjalankan ibadah di Tanah Suci Mekkah dan Madinah. 19 Mei 2025
Permintaan itu disampaikan Al-Farlaky saat menghadiri acara pelepasan jemaah haji Kloter 2 di Aula Jeddah, Asrama Haji Banda Aceh, Senin sore (19/5/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia berharap doa-doa yang dipanjatkan jemaah bisa membawa kebaikan untuk masa depan Aceh.
“Saya mohon kepada para jemaah agar berkenan mendoakan Aceh di Tanah Suci. Doakan kedamaian Aceh tetap terjaga, dan semoga kondisi ekonomi masyarakat kita semakin membaik,” ujar Al-Farlaky yang juga dikenal sebagai mantan aktivis mahasiswa.
Ia menekankan bahwa jemaah yang berangkat kali ini adalah orang-orang terpilih, bukan hanya dari sisi finansial, tapi juga spiritual. Menurutnya, tidak semua yang memiliki kemampuan ekonomi diberi kesempatan untuk menunaikan ibadah haji.
“Banyak orang yang siap secara ekonomi, tapi belum tentu mendapat panggilan Allah ke Tanah Suci. Maka, jemaah Kloter 2 ini adalah mereka yang telah dipilih oleh-Nya,” tambahnya.

Data dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh menyebutkan, jemaah Kloter 2 terdiri dari 386 orang, dengan rincian 159 laki-laki dan 227 perempuan. Mayoritas jemaah berasal dari Aceh Timur sebanyak 188 orang. Sisanya terdiri dari 77 jemaah asal Banda Aceh, 54 dari Pidie, 51 dari Aceh Jaya, dan 16 dari Aceh Utara.
Selain jemaah, turut diberangkatkan pula tujuh orang petugas haji yang akan mendampingi Kloter 2 selama di Tanah Suci. Proses pelepasan dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Aceh yang juga menjabat Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Aceh, serta dihadiri sejumlah unsur pimpinan kabupaten/kota.
Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru, diiringi doa keselamatan bagi para jemaah selama menunaikan rukun Islam kelima. Para keluarga dan kerabat yang hadir juga turut mengantar dengan harapan agar ibadah haji para jemaah berjalan lancar dan mabrur.
Bupati Al-Farlaky menutup sambutannya dengan mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kekompakan selama di Tanah Suci. Ia juga berpesan agar para jemaah membawa nama baik Aceh, sekaligus menjadikan ibadah ini sebagai momen memperkuat keimanan dan kontribusi spiritual bagi daerah.
“Semoga seluruh jemaah kembali dalam keadaan sehat, menjadi haji yang mabrur, dan membawa berkah bagi Aceh,” pungkasnya. (MR)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan