Bengkulu Utara, Berita Merdeka Online – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkulu Utara mengadakan advokasi dan koordinasi penting ke Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin) Kementerian Sosial Republik Indonesia. Hasil pertemuan tersebut membawa kabar gembira bagi masyarakat, khususnya kelompok miskin dan rentan di daerah ini. 19 Mei 2025

Kepala Dinas Sosial Bengkulu Utara, Agus Sudrajad, menyampaikan bahwa Kabupaten Bengkulu Utara berhasil mendapatkan tambahan kuota kepesertaan dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Jaminan Kesehatan (BPJS JK) yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Alhamdulillah, hasil koordinasi kami dengan Kemensos membuahkan hasil. Kabupaten Bengkulu Utara memperoleh tambahan kuota BPJS sebanyak 22.000 jiwa,” ungkap Agus Sudrajad saat ditemui usai kegiatan.

Dari total tambahan tersebut, sebanyak 3.000 jiwa telah dialokasikan dan hanya tinggal menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK) penetapan dari kementerian terkait. Sementara itu, 19.000 jiwa lainnya merupakan kuota baru yang diusulkan berdasarkan data dari masyarakat miskin dan kurang mampu yang telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) maupun Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Agus Sudrajad koordinasi tambahan kuota BPJS di Kemensos

Agus menjelaskan bahwa program ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang belum mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah. “Dengan adanya tambahan ini, diharapkan bisa meringankan beban pengeluaran masyarakat. Selain itu, tentu juga membantu mengurangi beban keuangan negara karena distribusi peserta akan lebih tepat sasaran,” tambahnya.

Menurutnya, langkah strategis yang dilakukan Dinsos ini sejalan dengan komitmen pemerintah pusat dalam memperluas cakupan jaminan sosial bagi masyarakat kurang mampu. Pihaknya juga akan terus melakukan pembaruan dan verifikasi data agar penyaluran kuota benar-benar menyasar masyarakat yang paling membutuhkan.

“Semoga program ini segera berjalan dan SK bisa segera turun, sehingga masyarakat penerima manfaat bisa segera merasakan perlindungannya,” pungkas Agus Sudrajad.

Program ini menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan bertambahnya kuota BPJS JK dari dana APBN, masyarakat Bengkulu Utara kini memiliki harapan baru untuk memperoleh akses layanan kesehatan yang layak. (Adv/Yaap)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.