Bengkulu, Beritamerdekaonline com – Jurnal Visual Bagian 4 Ruang Seni Digital kembali dibuka di Studi Room Lantai 2 Bencoolen Mall, menjadi ajang tahunan yang telah berlangsung tiga tahun berturut-turut. Pameran ini diharapkan mampu menarik wisatawan dan memajukan pariwisata Bengkulu.

Ketua Asosiasi Seniman Bengkulu, Feri Vandalis, menjelaskan bahwa acara ini sebenarnya merupakan agenda akhir tahun yang bertepatan dengan libur Natal. Namun, atas inisiatif Kepala Divisi Pemasaran dan Promosi Acara Bencoolen Mall, Wiji Lestari, pameran diadakan bertepatan dengan libur kenaikan kelas dan Festival Tabut, dengan harapan dapat menarik lebih banyak pengunjung.
”Acara ini merupakan salah satu ikon wisata Bengkulu. Kami selalu mempromosikannya bersama Dinas Pariwisata, baik provinsi maupun kota, dan juga kepada pemandu tur agar wisatawan yang berkunjung ke Bengkulu dapat menjadikan lokasi ini sebagai salah satu destinasi wisata,” ujar Feri.
Ia juga menambahkan bahwa Jurnal Visual Bengkulu telah terdaftar di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan untuk kegiatan ini akan berlangsung selama satu bulan penuh.
”Bencoolen Mall adalah salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Bengkulu dan merupakan lokasi strategis bagi komunitas kami untuk berkreasi,” tambahnya.
Feri juga mengungkapkan bahwa pada pameran kali ini, Asosiasi Seniman Bengkulu mengusung tema “Taman Negeri Dongeng”. Berbeda dari pameran sebelumnya, kali ini mereka menggabungkan karya seni dengan dekorasi taman, menciptakan suasana yang unik menyerupai lokasi pernikahan.
”Ini baru pertama kali kami menggabungkan pameran dengan dekorasi dan taman. Ini memang sesuatu yang agak aneh bagi rekan-rekan seniman,” kata Feri. Ia berharap pameran ini dapat berjalan lancar selama sebulan penuh.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu, Nurlia Dewi, yang mewakili Wali Kota Bengkulu, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bencoolen Mall.
”Bencoolen Mall adalah pusat perbelanjaan terbesar di Kota Bengkulu yang telah menjadi wadah bagi berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh perusahaan, universitas, maupun pemerintah,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan semacam ini memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.
”Kami berterima kasih kepada Bencoolen Mall yang telah menjadi wadah untuk menyalurkan kegiatan dan inspirasi seniman,” lanjut Nurlia.
Nurlia Dewi juga berharap Asosiasi Seniman Bengkulu dapat terus merangkul seniman, termasuk calon seniman.
”Terkadang pergaulan dapat menularkan hal-hal baik. Ada yang ingin bergabung tetapi tidak tahu seni apa yang harus dikembangkan. Ketika kita bersama-sama berdiskusi, kita akan tahu minat seni kita di bidang apa,” jelasnya. Ia juga mendorong generasi muda untuk tidak malu dalam berkarya dan mengembangkan diri.
”Jangan takut salah. Yang baru belajar pasti jauh di belakang yang sudah senior. Ini yang terpenting,” imbuhnya.
Pemerintah daerah akan selalu mendukung kegiatan seni dan siap membantu dalam pengembangannya, asalkan ada aura positif yang terpancar.
Wiji Lestari, Kepala Divisi Pemasaran dan Promosi Acara Bencoolen Mall, menegaskan komitmen Bencoolen Mall untuk mendukung komunitas seni di Bengkulu.
”Kami ingin seniman di Bengkulu dapat berkarya dengan baik. Bencoolen Mall siap memberikan dukungan penuh bagi komunitas seni untuk berekspresi dan memamerkan hasil karya mereka di sini,” ujarnya.
Untuk dapat menikmati pameran Jurnal Visual Bagian 4, pengunjung dikenakan biaya masuk sebagai berikut:
– Pelajar/Mahasiswa: Rp15.000
– Umum: Rp20.000
– Akhir Pekan: Rp25.000

Tinggalkan Balasan