Bojonegoro – Dukungan terhadap pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 terus mengalir dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda) yang menyalurkan 200 paket sembako kepada masyarakat Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan terhadap keberhasilan program TMMD, Rabu (15/7/2026).

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara dunia usaha, TNI, dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mendorong pembangunan desa yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda), Moch Arief, mengatakan bantuan sembako merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus bentuk dukungan terhadap program TMMD yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin turut hadir dan berbagi dengan masyarakat melalui penyaluran paket sembako ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus menjadi dukungan nyata bagi suksesnya pelaksanaan TMMD di Desa Kesongo,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pedesaan.

Ia menambahkan, PT BPR Bank Daerah Bojonegoro berkomitmen untuk terus menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Bojonegoro.

Program TMMD Reguler ke-129 sendiri merupakan bentuk sinergi lintas sektor yang bertujuan mempercepat pembangunan desa melalui kegiatan fisik maupun nonfisik. Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial seperti pelayanan kesehatan gratis, pasar murah, penyuluhan, serta penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Dengan dukungan berbagai pemangku kepentingan, pelaksanaan TMMD di Desa Kesongo diharapkan mampu menghadirkan dampak yang lebih luas, tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan kebersamaan dalam membangun desa.

Melalui kolaborasi yang terus terjalin, TMMD ke-129 menjadi bukti bahwa pembangunan desa dapat berjalan lebih optimal ketika seluruh elemen masyarakat bersatu, sehingga cita-cita mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera dapat tercapai.

(Pendim 0813/Bojonegoro)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.