Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Perayaan Natal Oikumene Provinsi Bengkulu Tahun 2025. Dalam keterangannya, Sumardi menegaskan bahwa kunjungan panitia ke DPRD merupakan bagian dari rangkaian kegiatan awal menjelang perayaan puncak yang akan digelar pada 9 Januari 2026 di Gedung Serbaguna Universitas Bengkulu (GSG Unib).

“Pak Kajati datang sebagai Ketua Panitia Natal Oikumene 2025, melakukan kunjungan ke Forkopimda Provinsi Bengkulu untuk membangun komunikasi dan sinergi. Rencananya acara puncak semula akan digelar di Balai Buntar, namun karena gedung tersebut belum selesai, kegiatan dipusatkan di GSG Unib,” ujar Sumardi, di Kantor DPRD Provinsi Bengkulu, Rabu (05/11/2025).
Ia menambahkan bahwa sebelum acara puncak, panitia bersama berbagai unsur masyarakat akan melaksanakan kegiatan bakti sosial di tiga kabupaten. Kegiatan sosial ini didukung melalui iuran dan sumbangan dari tokoh masyarakat serta berbagai elemen lintas agama dan profesi.
“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Bengkulu, kami merasa bangga dan bahagia menerima kunjungan dari Panitia Natal Oikumene 2025. Kami mendoakan semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses dan lancar hingga puncaknya nanti,” tambah Sumardi.
Sementara itu, Ketua Panitia Natal Oikumene Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, menyampaikan bahwa kunjungan ke Forkopimda bertujuan mempererat hubungan antar lembaga dan menyampaikan rencana kegiatan Natal.
“Kami bersilaturahmi dengan Forkopimda, mulai dari Gubernur, Danrem, Kapolda, Ketua Pengadilan Tinggi, hingga Ketua DPRD Provinsi Bengkulu. Ini bagian dari upaya kami membangun sinergi untuk menyukseskan perayaan Natal Oikumene tahun 2025,” ungkap Victor.
Ia menjelaskan, tema Natal Oikumene tahun ini adalah “Tuhan Hadir dalam Keluarga”, yang diambil sesuai pedoman dari Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Tema tersebut diharapkan dapat mempererat ikatan keluarga serta memperkuat nilai kasih dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Victor juga menekankan pentingnya semangat kekompakan dan solidaritas masyarakat Bengkulu dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Masyarakat kita di Bengkulu sangat kompak dan solid dalam menjunjung nilai-nilai kebinekaan. Melalui perayaan Natal Oikumene ini, kita ingin menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan,” tutupnya.
Perayaan Natal Oikumene 2025 diharapkan menjadi wadah kebersamaan lintas umat sekaligus momentum memperkuat semangat toleransi, persaudaraan, dan persatuan di Provinsi Bengkulu.

Tinggalkan Balasan