Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Kaizu Hamagi Gakkou kembali menunjukkan eksistensinya dalam menyalurkan tenaga kerja terampil ke luar negeri. Sebanyak 10 siswa didik lembaga tersebut dinyatakan resmi mendapatkan Visa Kerja “Tokutei Ginou” (Pekerja Berketerampilan Spesifik) untuk bidang “Cleaning Building” dan dijadwalkan segera bertolak ke Jepang.

Direktur LPK Kaizu Hamagi Gakkou, Afrianto Santoso, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian para siswanya. Beliau menyatakan bahwa kesepuluh siswa ini telah melalui proses pelatihan bahasa dan keterampilan yang intensif sehingga mampu memenuhi standar ketat yang ditetapkan oleh pihak pemberi kerja di Negeri Sakura.
“Ini adalah bukti nyata bahwa putra-putri daerah memiliki daya saing internasional. Mereka tidak hanya dibekali dengan kemampuan teknis, tetapi juga mentalitas kerja sesuai budaya Jepang yang disiplin dan presisi,” ujar Afrianto dalam keterangannya, Kamis (16/4/2026).
Kesepuluh pekerja migran tersebut akan ditempatkan di sejumlah hotel bintang empat yang tersebar di kota-kota besar Jepang, meliputi Tokyo, Kyoto, dan Sapporo. Penempatan di lokasi strategis ini diharapkan dapat memberikan pengalaman kerja berskala internasional sekaligus meningkatkan taraf hidup para siswa.
Adapun 10 siswa yang berhasil meraih peluang emas tersebut adalah:
1. Satriani Meta
2. Trisno
3. Sudarsono
4. NST Khairil Fajri
5. Velisa Ratu Saskia
6. Friskasari Dian
7. Fitriana Rita
8. Adi Yoga Febberianto
9. Fernando Ronald Julian
10. Ramadani Saiful
Afrianto Santoso menambahkan bahwa keberangkatan ini merupakan bagian dari misi besar LPK Kaizu Hamagi Gakkou dalam menekan angka pengangguran melalui jalur pendidikan vokasi yang terarah. Program “Tokutei Ginou” sendiri menjadi primadona karena menawarkan perlindungan kerja dan penghasilan yang kompetitif bagi pekerja asing di Jepang.
“Kami memastikan setiap siswa mendapatkan dokumen yang sah dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Keberhasilan mereka mendapatkan visa kerja adalah langkah awal untuk meraih masa depan yang lebih gemilang,” imbuh Afrianto.
Dengan keberangkatan 10 siswa ini, LPK Kaizu Hamagi Gakkou berharap dapat memotivasi generasi muda lainnya untuk terus membekali diri dengan kemampuan bahasa asing dan keterampilan teknis agar mampu merambah pasar kerja global. Pelatihan yang sesuai dengan kaidah dan standar industri internasional menjadi kunci utama dalam memenangkan persaingan di era transformasi ekonomi saat ini.

Tinggalkan Balasan