Kepahiang, BeritaMerdekaOnline.com — Pemerintah Desa (Pemdes) Permu, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, menggelar musyawarah pra pelaksana dan titik nol pembangunan desa tahun 2025 di Gedung Serbaguna Desa Permu, Kamis (24/4/2025).
Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan berbagai program strategis desa, baik di bidang ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, maupun pembangunan infrastruktur.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Permu Samsir Bahori, S.H., Ketua BPD dan anggota, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan warga. Turut hadir pula Camat Kepahiang, perwakilan Polsek Kepahiang, pendamping desa, tim ahli, tim teknis, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Permu Samsir Bahori, S.H. menyampaikan bahwa Pemdes Permu pada tahun 2025 akan berfokus pada dua sektor utama, yaitu ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat.

“Untuk mendukung program nasional Presiden Prabowo dan Kapolri, desa kita akan melaksanakan penanaman jagung. Saat ini kita sedang melakukan pendataan lahan yang akan digunakan agar program bisa segera berjalan,” ujar Samsir kepada Berita Merdeka Online.
Selain itu, Pemdes juga akan meningkatkan layanan Posyandu dengan menambah kegiatan pemberian makanan tambahan bagi anak-anak dan ibu hamil. Program ini diharapkan mampu meningkatkan gizi masyarakat serta menekan angka stunting di wilayah desa.
Tak hanya fokus pada sektor pertanian dan kesehatan, Pemdes Permu juga menyiapkan pembangunan fisik berupa berem dan pelebaran jalan desa sepanjang 500 meter dengan lebar 50 sentimeter.
Proyek ini menjadi prioritas guna menunjang mobilitas masyarakat serta memperlancar akses hasil pertanian.
“Dengan adanya pelebaran jalan, aktivitas warga akan lebih lancar, dan hasil pertanian bisa didistribusikan lebih cepat. Ini juga bentuk komitmen kita untuk terus meningkatkan kesejahteraan warga,” tambah Samsir Bahori.
Musyawarah pra pelaksana ini tidak hanya membahas teknis program, tetapi juga menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat. Semua pihak dilibatkan agar pelaksanaan kegiatan berjalan transparan dan akuntabel.
Pendamping desa serta tim teknis juga memberikan masukan terkait mekanisme pelaksanaan pembangunan agar sesuai dengan regulasi dan tepat sasaran.
Dengan semangat gotong royong, Desa Permu optimis seluruh program tahun 2025 dapat terealisasi dengan baik dan membawa manfaat nyata bagi seluruh warga. (Adv)
Penulis: Sampur Buana
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan