Tolitoli, Beritamerdekaonline.com — Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tolitoli melaksanakan kegiatan penyusunan Program Penyuluhan Pertanian Tahun 2026, sebagai langkah strategis untuk memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan ketahanan pangan di daerah tersebut.

Kegiatan yang digelar pada Selasa (11/11/2025) ini diikuti oleh 55 peserta, terdiri atas para kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan penyuluh pertanian dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tolitoli. Hadir pula sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Tolitoli Elliyah Sagala, Kadis Perkebunan dan Peternakan Tolitoli, Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, serta perwakilan Bappeda Kabupaten Tolitoli.

Dalam sambutannya, Elliyah Sagala menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyusun rencana kerja penyuluhan pertanian secara sistematis, terpadu, dan terarah. Rencana tersebut nantinya akan menjadi pedoman bagi para penyuluh pertanian dalam menjalankan tugas di lapangan pada tahun 2026 mendatang.

Dinas Tanaman Pangan Tolitoli susun program penyuluhan pertanian 2026 untuk memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani daerah.

“Penyusunan program ini menjadi acuan bagi penyuluh dalam menyusun rencana kerja tahunan, serta sebagai alat pengendali dalam mencapai sasaran penyuluhan di tingkat kabupaten,” jelas Elliyah.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa materi penyusunan program meliputi analisis kondisi wilayah, mencakup aspek sumber daya alam, sosial ekonomi, dan kelembagaan petani. Melalui koordinasi lintas instansi, diharapkan program ini mampu meningkatkan efektivitas pembangunan pertanian dan memperkuat kolaborasi antar lembaga.

Sementara itu, Bupati Tolitoli melalui Asisten III, Mukti, menegaskan pentingnya sektor pertanian dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan daerah. Ia menyebut bahwa pembangunan pertanian bukan hanya tentang produktivitas, tetapi juga bagian dari upaya menciptakan kemandirian pangan yang berkelanjutan.

“Bidang pertanian adalah sektor strategis yang sangat berperan dalam memperkuat ekonomi daerah. Melalui program ini, diharapkan lahir inovasi dan strategi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tolitoli,” ujar Mukti.

Pemerintah Kabupaten Tolitoli berkomitmen untuk menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan daerah, dengan dukungan program yang terarah, terukur, dan tepat sasaran. Dengan demikian, hasil penyusunan program penyuluhan pertanian ini diharapkan menjadi landasan kuat untuk mempercepat pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta seluruh kepala BPP dan penyuluh pertanian se-Kabupaten Tolitoli.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga teknis, dan kelompok tani dalam mewujudkan pertanian maju, mandiri, dan modern di Tolitoli. (Alm)