Padang Panjang (Sumbar), Berita Merdeka Online — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang menggelar acara serah terima jabatan (sertijab) dan pisah sambut Kepala Rutan di Aula Rutan setempat pada Senin (20/4/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Pisah dengan Senyuman dalam Kenangan Indah, Sambut dengan Semangat dan Harapan Baru” tersebut berlangsung di Aula Rutan Kelas IIB Padang Panjang dalam suasana khidmat dan penuh haru.

Dalam prosesi tersebut, jabatan Kepala Rutan Kelas IIB Padang Panjang resmi diserahkan dari pejabat lama, Torkis Freddy Siregar, S.H., M.Hum kepada pejabat baru, Novri Abbas, S.H., M.H. Penyerahan jabatan ditandai dengan penandatanganan memori serah terima yang disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri., A.Md.IP., S.Sos., M.AP.

Selain sertijab kepala rutan, turut dilaksanakan serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rutan Kelas IIB Padang Panjang dari Angelina Sinaga kepada Dewi Noviyenti, S.H., M.H.
Pergantian kepemimpinan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat.

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Wali Kota, Kodim 0307/TD, Polres, Kejari, Secata B Rindam I/BB, Branch Office Head BRI Padang Panjang, Pince Pernandes didampingi Doddi Andreis Keliga selaku Relationship Manager BRIGuna, Ketua KPU Puliandri, Ketua Bawaslu, Kadis Kesehatan, perwakilan Dinas Pendidikan, Ketua PWI Supriyanto, jajaran pegawai Rutan Kelas IIB Padang Panjang, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Kunrat Kasmiri menegaskan bahwa mutasi dan rotasi merupakan hal yang lumrah dalam perjalanan karier aparatur negara serta mencerminkan dinamika organisasi yang terus berkembang.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan ketat di lingkungan lapas dan rutan, khususnya dalam mencegah peredaran narkoba, penggunaan telepon genggam ilegal, serta tindak penipuan.

“Kita mewajibkan setiap lapas dan rutan memiliki program pembinaan seperti pesantren, Pramuka, dan pusat kegiatan belajar mengajar, sehingga warga binaan memiliki bekal saat kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Kepada pejabat baru, Kunrat mengimbau agar membangun sinergi yang kuat dengan seluruh jajaran serta mitra kerja, seperti kepolisian, TNI, BNN, dan media.

Sementara itu, Torkis Freddy Siregar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Rutan Kelas IIB Padang Panjang atas dukungan selama masa kepemimpinannya.

“Banyak program yang telah kita jalankan bersama. Saya berharap dapat dilanjutkan dan ditingkatkan oleh pimpinan yang baru,” ungkapnya.

Ia juga berharap pengalaman selama bertugas di Padang Panjang dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas barunya di Lapas Kelas III Tamako, Sulawesi Utara.

Di sisi lain, Novri Abbas yang sebelumnya menjabat Kepala Bapas Kelas II Bukittinggi menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program pembinaan serta meningkatkan kualitas pelayanan di Rutan Kelas IIB Padang Panjang.

“Sebagai pejabat baru, kami tentu membutuhkan dukungan dari seluruh jajaran dan mitra kerja. Semoga ke depan kita dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Novri juga menekankan pentingnya peran media dalam mendukung publikasi kegiatan lembaga. “Tanpa dukungan rekan-rekan media, kegiatan yang kita lakukan tidak akan tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” tambahnya.

Acara ditutup dengan pemberian cinderamata serta sesi foto bersama sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan pejabat baru.

(Charles Nasution)