Pangkalpinang, Berita Merdeka Online — Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, atau yang akrab disapa Prof. Udin, menegaskan bahwa sosok ketua dan sekretaris RT-RW yang terpilih pada pemilihan tahun 2026 harus memiliki kompetensi, pemahaman tugas, serta tanggung jawab yang kuat dalam menjalankan fungsi pemerintahan di tingkat lingkungan.

Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Udin saat memberikan arahan terkait persiapan jelang pemilihan RT-RW di Kota Pangkalpinang, Kamis (4/12/2025).

Menurut Wali Kota, RT-RW bukan hanya pelayan masyarakat, tetapi juga perpanjangan tangan pemerintah yang bertugas menjalankan program-program strategis di wilayahnya. Salah satu tugas itu mencakup penagihan pajak dan retribusi daerah.

 

Ketua dan sekretaris RT-RW harus memiliki tanggung jawab yang jelas karena mereka menerima honor dari APBD. Maka diperlukan figur yang memiliki kompetensi dan memahami tugas serta tanggung jawabnya,” ujar Prof. Udin.

Prof. Udin menilai pemilihan RT-RW bukan sekadar agenda rutin, namun menjadi momentum penting dalam memperkuat peran masyarakat untuk membangun lingkungan yang lebih baik.

“Pemilihan RT/RW adalah momen ketika suara warga menjadi pusat dari segalanya. Saya percaya perubahan besar dimulai dari lingkungan kecil dan semangat gotong royong,” katanya.

Ia menegaskan, RT-RW merupakan komponen penting dalam memastikan terlaksananya program-program unggulan pemerintah kota, sehingga diperlukan pemimpin wilayah yang mampu bekerja secara profesional dan dekat dengan warganya.

Selain menyoroti kompetensi RT-RW, Prof. Udin juga mengingatkan para camat dan lurah untuk memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga, terutama menjelang musim hujan.

“Saluran-saluran yang tersumbat harus segera dibersihkan dan dipastikan berfungsi. Setiap wilayah RT-RW harus memaksimalkan kerja bakti dan pengawasan agar tidak menjadi titik rawan banjir,” pungkasnya. (S4F)