Pangkalpinang, Beritamerdekaonline.com — Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif atau Prof. Udin, menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan banjir yang masih menjadi ancaman di beberapa wilayah kota. Hal ini ia sampaikan saat meresmikan Masjid Haji Bakrie di Kelurahan Rawa Bangun, salah satu kawasan yang kerap terdampak banjir ketika hujan deras.

Dalam kesempatan itu, Prof. Udin mengungkapkan bahwa pemerintah telah turun langsung melakukan pengecekan di titik-titik rawan banjir. Sejumlah persoalan ditemukan, mulai dari penyempitan alur sungai, pendangkalan, hingga perilaku masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.

“Pemerintah tidak akan mampu menyelesaikan persoalan ini sendirian. Kita butuh sinergi dan gotong royong bersama masyarakat,” tegas Prof. Udin.

Wali Kota Pangkalpinang Prof. Udin berbicara di hadapan warga Rawa Bangun tentang penanganan banjir.

Hampir satu bulan menjabat bersama Wakil Wali Kota Cece Dessy, Prof. Udin aktif menyusuri sungai-sungai dan beberapa kawasan pemukiman untuk memetakan penanganan banjir secara lebih komprehensif.

Selain banjir, pengelolaan sampah juga terus menjadi fokus. Menurutnya, peningkatan volume sampah setiap hari tidak akan tertangani dengan baik jika masyarakat kurang disiplin menjaga kebersihan lingkungan.

“Kebersihan kota dan kenyamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita bahu-membahu menjaga Pangkalpinang agar tetap bersih,” ujarnya.

Prof. Udin menyebut bahwa kolaborasi antarsemua elemen masyarakat akan menjadi kunci dalam menciptakan Pangkalpinang yang lebih baik di masa depan.

“Dengan dukungan masyarakat, insyaallah permasalahan banjir dan sampah dapat kita selesaikan satu per satu. Mari jadikan Pangkalpinang kota yang bersih, aman, dan layak untuk generasi mendatang,” tutupnya. (S4f)