Asahan, BeritaMerdekaOnline.com — Pemerintah Kabupaten Asahan terus memperkuat layanan kesehatan dasar di tingkat desa. Melalui Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, bantuan berupa lima unit meja dan sepuluh unit kursi diserahkan kepada sejumlah posyandu, Rabu (7/1/2026).

Bantuan tersebut disalurkan kepada Saung Posyandu Cemara III Desa Rahuning, Kecamatan Rahuning, Posyandu Sakura Desa Sengon Sari, serta Posyandu Kelapa Gading Desa Sijabut, Kecamatan Air Batu. Penyerahan bantuan dilaksanakan langsung di masing-masing kecamatan dan disaksikan camat serta kepala desa setempat.

Bantuan sarana posyandu ini merupakan dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara yang disalurkan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, sebagai bagian dari penguatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di desa.

Kegiatan penyerahan bantuan turut dihadiri Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Asahan, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, pengurus TP Posyandu Kabupaten Asahan, Camat Rahuning, Camat Air Batu, para kepala desa setempat, serta Ketua Posyandu tingkat kecamatan dan desa.

Ketua TP Posyandu Asahan menyerahkan bantuan meja dan kursi ke posyandu desa
Ny. Yusnila Indriati Taufik menyerahkan bantuan meja dan kursi kepada kader Posyandu di Kabupaten Asahan.

Dalam sambutannya, Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam meningkatkan kualitas layanan posyandu di tingkat desa.

“Posyandu memiliki peran strategis dalam pelayanan kesehatan dasar, khususnya bagi ibu hamil, balita, dan anak usia dini. Sarana pendukung yang memadai sangat diperlukan agar pelayanan dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Ny. Yusnila juga menekankan pentingnya penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di posyandu sebagai upaya meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak dan menekan angka stunting di Kabupaten Asahan.

“Melalui penerapan 6 SPM, kita berharap anak-anak di Kabupaten Asahan terbebas dari stunting. Anak yang sehat dan pintar adalah modal utama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kader posyandu atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam melayani masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada ibu-ibu kader posyandu. Semoga apa yang dilakukan menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan dari Allah SWT. Tetap semangat dalam melayani masyarakat,” tutup Ny. Yusnila.

Penyaluran bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan posyandu sekaligus memperkuat peran posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Asahan. (DA)