SEMARANG, Berita Merdeka Online – Kiprah Ketua Dewan Pendidikan Kota Semarang (DPKS), Dr. Drs. Budiyanto, S.H., M.Hum, dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan mendapat pengakuan tingkat nasional. Ia dianugerahi Tokoh Prestasi Indonesia 2026 Bidang Pendidikan oleh Berlian Organizer Semarang.
Penghargaan tersebut diserahkan pada malam penganugerahan yang berlangsung di Wisma Perdamaian, kawasan Tugu Muda, Kota Semarang, Jumat (23/1/2026).
Piala penghargaan disampaikan oleh Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Dr. Dhoni Widianto, S.Sos., M.Si, mewakili Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
CEO Berlian Organizer, Haryanto, mengatakan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh yang dinilai memiliki peran signifikan dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Menurutnya, Budiyanto berhasil menguatkan posisi Dewan Pendidikan Kota Semarang sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam mendukung kebijakan dan program pemerintah daerah di sektor pendidikan.
“DPKS mampu menjalankan tugas, peran, dan fungsinya sesuai amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Bahkan, kinerjanya kerap dijadikan rujukan oleh dewan pendidikan kabupaten dan kota dari berbagai wilayah,” ungkap Haryanto.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut menjadikan Dewan Pendidikan Kota Semarang sebagai lokasi studi tiru bagi daerah lain yang ingin memperkuat peran dewan pendidikan di wilayahnya masing-masing.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang dibacakan Dr. Dhoni Widianto, disampaikan bahwa penghargaan Tokoh Prestasi Indonesia diharapkan mampu memotivasi masyarakat untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan, khususnya di bidang pendidikan.
Sementara itu, Budiyanto menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya.
Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pengurus Dewan Pendidikan Kota Semarang serta dukungan masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Tanpa dukungan masyarakat, Dewan Pendidikan tidak akan mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal,” tutur Budiyanto. (arh)
Editor: Mualim
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan