Bengkulu, BeritaMerdekaOnline.com – Pemerintah Kota Bengkulu melaksanakan kegiatan penataan dan penertiban pedagang di kawasan Pasar Jangkar Mas dan sekitarnya, Jumat (23/1/2026) sore. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.00 WIB tersebut berjalan tertib, aman, dan kondusif berkat pendekatan humanis yang diterapkan petugas di lapangan.

Sebelum penertiban dimulai, seluruh personel mengikuti apel persiapan yang dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Bengkulu, Dr. Sahat Marulitua Situmorang, AP, MM, guna memastikan koordinasi antarinstansi berjalan optimal.

Penataan ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagrin) Kota Bengkulu, Drs. H. Alex Periyansyah, MM, bersama jajaran Pol PP. Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan dialog persuasif dan komunikasi santun kepada para pedagang kaki lima (PKL).

Petugas menertibkan pedagang kaki lima di Pasar Jangkar Mas Bengkulu
Petugas Satpol PP dan Disperdagrin Kota Bengkulu menata lapak PKL di kawasan Pasar Jangkar Mas.

Kegiatan tersebut dilakukan menyusul banyaknya PKL yang berjualan di badan dan bahu Jalan Ir. Rustandi Sugianto, sehingga dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pada jam sibuk antara pukul 15.00 hingga 18.00 WIB.

Petugas kemudian mengarahkan pedagang untuk memindahkan lapak ke dalam Gedung Pasar Jangkar Mas, agar aktivitas jual beli tetap berlangsung tanpa menghambat arus kendaraan.

Plt. Kepala Disperdagrin Kota Bengkulu, Alex Periyansyah, menyatakan bahwa penataan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program Wali Kota Bengkulu, Dr. Dedy Wahyudi, SE, MM, dalam menciptakan pasar yang tertib, bersih, dan nyaman.

“Pasar harus menjadi pusat ekonomi rakyat yang tertata, bukan justru menimbulkan kemacetan dan risiko kecelakaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Pol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, menegaskan bahwa penertiban dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan komunikasi, sehingga tidak menimbulkan gesekan di lapangan.

Kegiatan ini turut melibatkan Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Dinas Damkar, Camat Kampung Melayu, serta Lurah Sumber Jaya sebagai bentuk sinergi lintas instansi.

Pemerintah Kota Bengkulu berharap, melalui penataan ini, Pasar Jangkar Mas dapat kembali berfungsi optimal sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat dengan lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman. (Antonius)