BANGKOK, Berita Merdeka Online — Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan perluasan jejaring global melalui kegiatan benchmarking akademik di Krirk University, Bangkok, Thailand pada 24 Januari 2026 kemarin.

Kunjungan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung internasionalisasi perguruan tinggi sekaligus memperkuat standar mutu pengelolaan pendidikan hukum.

Rombongan Fakultas Hukum UNWAHAS dipimpin oleh Dekan, Dr. M. Shidqon Prabowo, S.H., M.H., bersama unsur pimpinan fakultas, dosen, serta tenaga kependidikan.

Kedatangan delegasi disambut oleh jajaran pimpinan dan akademisi Fakultas Hukum Krirk University dalam pertemuan resmi yang berlangsung hangat dan produktif.

Selama kegiatan berlangsung, kedua institusi bertukar pengalaman dan gagasan mengenai berbagai aspek pengelolaan pendidikan tinggi bidang hukum.

Diskusi mencakup pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), sistem penjaminan mutu internal, metode pembelajaran hukum yang responsif terhadap dinamika global, hingga strategi peningkatan budaya riset dan publikasi ilmiah di kalangan dosen maupun mahasiswa.

Selain itu, delegasi UNWAHAS juga mempelajari implementasi program internasional yang telah dijalankan Krirk University.

Beberapa poin yang menjadi perhatian antara lain pengelolaan mahasiswa asing, penggunaan bahasa internasional dalam perkuliahan, serta penerapan perspektif hukum internasional dan perbandingan hukum dalam struktur kurikulum.

Krirk University dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Thailand yang aktif membangun kerja sama lintas negara dan mengembangkan program akademik berorientasi global.

Reputasi tersebut menjadi pertimbangan utama bagi Fakultas Hukum UNWAHAS dalam memilih kampus tersebut sebagai mitra benchmarking.

Dekan Fakultas Hukum UNWAHAS, Dr. Muhammad Shidqon Prabowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki arti penting bagi penguatan daya saing institusi.

Menurutnya, kunjungan akademik ke luar negeri memberikan kesempatan untuk mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan pendidikan hukum yang inovatif dan adaptif.

Hasil dari benchmarking ini nantinya akan dijadikan bahan evaluasi sekaligus rujukan dalam penyusunan kebijakan akademik di lingkungan fakultas.

Lebih jauh, pertemuan tersebut juga membuka peluang kerja sama internasional di berbagai bidang, seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, kolaborasi penelitian, penyelenggaraan seminar internasional, hingga pengembangan kurikulum bersama antarperguruan tinggi di kawasan ASEAN.

Melalui kegiatan benchmarking ini, Fakultas Hukum UNWAHAS menargetkan penguatan posisi sebagai institusi pendidikan hukum yang kompetitif di tingkat global.

Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan lulusan dengan kompetensi akademik dan profesional yang kuat serta memiliki wawasan internasional.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen UNWAHAS dalam membangun perguruan tinggi yang adaptif, berkarakter, dan berkontribusi dalam perkembangan ilmu hukum baik di tingkat nasional maupun internasional. (Mualim)