SEMARANG | Berita Merdeka Online – Suasana penuh haru dan bangga menyelimuti pelaksanaan Haflah Akhirussanah TK Islam Lentera Hati Nur Hasanah Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berlangsung di Rumah Makan Ayam Sumeh, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (6/6/2026).

Acara pelepasan siswa tersebut menjadi momentum berharga bagi para orang tua, guru, dan anak-anak yang selama dua tahun terakhir menjalani proses belajar bersama.

Senyum bangga para wali murid tampak berpadu dengan rasa haru saat menyaksikan putra-putri mereka tampil percaya diri di atas panggung.

Dengan mengusung tema “Generasi Rabbani, Cerdas, dan Berakhlak Mulia Menuju Masa Depan Gemilang”, kegiatan ini menjadi bukti keberhasilan sekolah dalam membina kemampuan akademik sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini.

Satu per satu siswa menunjukkan kemampuan terbaiknya melalui hafalan surat pendek Al-Qur’an, hadis, doa harian, Asmaul Husna, hingga berbagai pertunjukan seni yang menghibur.

Ketua Yayasan Zarkalik Bin Adam, Bambang Pranacitra, mengaku terkesan dengan perkembangan para siswa yang dinilai sangat signifikan dibanding saat pertama kali masuk sekolah.

Menurutnya, apa yang ditampilkan anak-anak dalam acara tersebut merupakan hasil kerja keras para guru dan dukungan penuh dari orang tua dalam mendampingi proses pendidikan.

“Kami sangat bersyukur melihat perkembangan anak-anak yang luar biasa. Mereka tidak hanya belajar membaca dan menulis, tetapi juga dibekali pendidikan agama serta pembentukan karakter yang kuat,” ujarnya.

Ia menambahkan, tahun ini yayasan melepas sebanyak 63 siswa dari dua lembaga pendidikan yang berada di bawah naungannya, yakni TK Lentera Hati dan TK Cahaya Hati.

Sementara itu, Kepala TK Islam Lentera Hati Nur Hasanah, Dwi Hastuti, S.Pd., menyampaikan bahwa setiap anak telah menunjukkan perjalanan tumbuh kembang yang membanggakan.

Ia mengenang masa-masa awal ketika sebagian besar siswa masih bergantung pada orang tua saat berada di sekolah. Namun kini mereka telah tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri, berani, dan memiliki bekal ilmu agama yang baik.

“Perjalanan mereka selama dua tahun ini sungguh luar biasa. Dari yang awalnya belum percaya diri, kini mampu tampil di depan banyak orang dengan penuh keberanian,” katanya.

Dalam sambutannya, Dwi berpesan agar para siswa tetap menjaga ibadah, menghormati kedua orang tua, dan terus semangat belajar untuk meraih cita-cita.

Ia juga mengingatkan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh akhlak dan kedekatan kepada Allah SWT.

“Teruslah bermimpi setinggi langit dan berjuang mewujudkannya. Jadilah generasi yang membanggakan keluarga, agama, dan bangsa,” pesannya.

Sebagai bentuk penghormatan kepada para wali murid, pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang telah diberikan selama ini.

Sekolah juga berharap komunikasi dan silaturahmi yang telah terjalin tetap terjaga meskipun para siswa akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Haflah Akhirussanah 2026 tidak sekadar menjadi acara perpisahan, tetapi juga menjadi penanda lahirnya generasi muda yang siap melangkah menuju masa depan dengan bekal ilmu, iman, dan akhlak mulia. (liem)