SEMARANG, Berita Merdeka Online – Pemerintah Kota Semarang memperkuat upaya pembangunan budaya antikorupsi melalui pendekatan moral dan psikologis aparatur dalam kegiatan peningkatan integritas yang digelar di Ruang Lokakrida, Gedung Moch Ichsan, Jumat (10/4).

Sebanyak 512 aparatur, termasuk pejabat struktural dan anggota DPRD Kota Semarang, menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen bersama.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua KPK RI, Fitroh Rohcahyanto, Kapolrestabes Semarang Brigjen Pol. M. Syahduddi, Kajari Andhie Fajararianto, serta Ketua DP2K Kota Semarang, Prof. Soedharto P. Hadi.

Dalam tausyiahnya, Fitroh menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama pencegahan korupsi. Ia memperkenalkan konsep IDOLA yang meliputi Integritas, Dedikasi, Objektif, Loyalitas, dan Adil sebagai standar karakter ASN. Menurutnya, integritas tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi pada kemampuan individu mengendalikan diri.

“Teknologi hanyalah alat bantu. Kunci utamanya adalah manusia yang memiliki ‘rem’ internal melalui sikap sabar, syukur, dan ikhlas,” ujarnya.Pemkot Semarang

Sementara itu, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengungkapkan bahwa skor Survei Penilaian Integritas (SPI) Kota Semarang berada di angka 70,29 atau kategori rawan. Ia menilai kondisi tersebut dipengaruhi oleh persepsi internal ASN yang belum sepenuhnya percaya diri dalam menghadapi potensi korupsi.

Menurutnya, tekanan psikologis akibat rangkaian kasus hukum di masa lalu turut memengaruhi kinerja aparatur. Oleh karena itu, Pemkot mendorong transformasi budaya kerja melalui ajakan “hijrah” menuju integritas sebagai gaya hidup.

“Kita ingin ASN bekerja dengan tenang tanpa bayang-bayang ketakutan, tetapi dengan kesadaran bahwa integritas adalah prinsip diri,” tegasnya.

Pemkot Semarang menargetkan peningkatan skor SPI melampaui angka 75 melalui penguatan komitmen kolektif antara eksekutif dan legislatif, sekaligus membangun birokrasi yang profesional, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.(day)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.