BREBES, Berita Merdeka Online – Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, secara resmi melepas 354 calon jemaah haji asal Kabupaten Brebes dalam seremoni di Kompleks Islamic Center Brebes, Rabu (22/4/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa jumlah jemaah haji asal Brebes pada 2026 mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, tahun ini jumlah jemaah mencapai 1.295 orang, meningkat sekitar 236 jemaah dibandingkan 2025,” ujarnya.
Paramitha menegaskan, ibadah haji tidak semata berkaitan dengan pelaksanaan ritual, tetapi juga menyangkut kualitas kekhusyukan serta pemahaman makna ibadah.
Ia mengingatkan para jemaah untuk menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan sungguh-sungguh sesuai pembekalan yang telah diterima dalam manasik haji.
Selain itu, ia mengimbau jemaah agar menjaga kondisi kesehatan, memperkuat kesabaran, serta mematuhi arahan petugas selama berada di Tanah Suci.
“Perbanyak doa, perkuat kebersamaan, dan jaga akhlak. Kemabruran haji tidak hanya ditentukan oleh ritual, tetapi juga keikhlasan hati,” tegasnya.
Bupati juga berpesan agar para jemaah menjaga nama baik Kabupaten Brebes selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.
Ia berharap seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar, kembali ke tanah air dalam keadaan selamat, serta meraih predikat haji mabrur dan mabruroh.
Lebih lanjut, Paramitha mengungkapkan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Kabupaten Brebes tahun ini berjumlah tujuh orang yang telah melalui proses seleksi.
Tim tersebut terdiri atas unsur umum dan tenaga kesehatan yang diharapkan mampu memberikan pelayanan optimal, terutama bagi jemaah lanjut usia.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Brebes, Akhmad Nizam Baequni, melaporkan bahwa jemaah haji Brebes tahun ini terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni kloter 5 hingga kloter 9 Embarkasi Solo.
“Pemberangkatan dimulai sejak dini hari, diawali kloter 5 sebanyak 18 orang, disusul kloter 6 sebanyak 354 orang. Selanjutnya dilakukan secara bertahap hingga Kamis dini hari,” jelasnya.
Ia menambahkan, terdapat satu calon jemaah yang menunda keberangkatan karena alasan kesehatan.
Namun, mayoritas jemaah telah melalui pemeriksaan kesehatan yang ketat sehingga diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan baik.
Dengan peningkatan jumlah jemaah serta kesiapan pendampingan, Pemerintah Kabupaten Brebes optimistis penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman ibadah yang optimal bagi seluruh jemaah. (Wawan Bambang AK)




Tinggalkan Balasan