Padang Panjang (Sumbar), BeritaMerdekaOnline.com — Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang, Novri Abbas, S.H., M.H., menjajaki kerja sama pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pelatihan membatik. Langkah tersebut ditandai dengan kunjungan ke Rumah Batik Canting Buana Kreatif pada Jumat (24/4/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya menjalin sinergi yang akan dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU), dengan fokus pada peningkatan keterampilan WBP di bidang kerajinan batik.
Dalam kegiatan tersebut, Novri Abbas didampingi oleh Kepala Sub Seksi Pengelolaan, Dedi Suryadi, S.H., serta Kepala Pengamanan Rutan, Narvedha Prasetyana Putra, S.Tr.Pas. Ia menegaskan bahwa pelatihan membatik menjadi salah satu program strategis dalam pembinaan kemandirian warga binaan.

Menurut Novri, program ini tidak hanya bertujuan membekali WBP dengan keterampilan praktis, tetapi juga sebagai sarana rehabilitasi mental dan pembentukan karakter. Dengan demikian, warga binaan diharapkan mampu kembali ke masyarakat secara produktif dan terhindar dari pengulangan tindak pidana.
“Membatik memiliki nilai positif, baik dalam meningkatkan kreativitas maupun melatih kesabaran dan ketelitian. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai terapi psikologis yang membantu membangun karakter disiplin,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa setelah mengikuti pelatihan, WBP akan diarahkan untuk memproduksi berbagai produk berbahan batik, seperti tas, tempat tisu, wadah perlengkapan kecantikan, sandal, hingga karya seni lukis. Produk-produk tersebut direncanakan akan dipasarkan melalui berbagai pameran, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Dari sisi ekonomi, program ini juga memberikan manfaat langsung bagi warga binaan. Sebagian hasil penjualan produk akan diberikan kepada WBP yang terlibat dalam proses produksi sebagai bentuk apresiasi atas karya mereka.
“Kami menargetkan produk batik hasil karya WBP Rutan Padang Panjang dapat menjadi produk unggulan yang mampu bersaing dan dikenal hingga tingkat nasional,” tutup Novri.
(Charles Nasution)




Tinggalkan Balasan