BREBES, Berita Merdeka Online – SMK Ma’arif NU Paguyangan Kabupaten Brebes, memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-33 dengan menggelar jalan sehat dan reuni akbar yang berlangsung meriah, Minggu (10/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti ribuan peserta yang terdiri atas siswa, guru, alumni, wali murid, masyarakat umum.

Peringatan harlah tahun ini mengusung tema “Generasi Berilmu, Beriman, dan Berkemajuan dalam Menghadapi Era Transformasi Masa Depan.”

Tema tersebut menjadi wujud komitmen sekolah dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik dan keterampilan, sekaligus memiliki karakter, akhlak, serta kesiapan menghadapi perkembangan zaman.

Rangkaian kegiatan dipusatkan di hanggar SMK Ma’arif NU Paguyangan yang menjadi titik start dan finish jalan sehat.

Adapun rute yang dilalui peserta meliputi Pertelon Winduaji, Karang Nangka, Waduk Penjalin, Toko H. Hadi, Stasiun Winduaji, Terowongan Rel, Pertelon Patuguran, dan kembali ke lingkungan sekolah.

Sejak pagi hari, antusiasme peserta sudah terlihat dengan memadati area sekolah untuk mengikuti jalan sehat sekaligus menghadiri reuni akbar dan menantikan pengundian door prize.

Acara diawali dengan seremoni pembukaan, pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 33 tahun SMK Ma’arif NU Paguyangan, serta pelepasan balon ke udara yang menandai dimulainya rangkaian kegiatan harlah.

Selain itu, peringatan harlah juga melibatkan para pedagang UKM lokal yang membuka stan di sekitar area kegiatan. Kehadiran pelaku UKM tersebut turut menambah semarak acara sekaligus menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Panitia menyediakan berbagai hadiah menarik bagi peserta, di antaranya sepeda listrik, kulkas, mesin cuci, magic com, blender, dispenser, kipas angin, setrika, kompor gas, hingga ratusan hadiah hiburan lainnya.

Dalam sambutannya, Dewan Pembina/Pengurus SMK Ma’arif NU Paguyangan, Drs. H. Khambali Kurdi, M.H., menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah, dewan guru, staf, alumni, wali murid, dan masyarakat yang selama ini mendukung perkembangan sekolah.

Menurutnya, SMK Ma’arif NU Paguyangan yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama terus menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun, baik dari sisi fasilitas pendidikan maupun jumlah peserta didik.

“Alhamdulillah, SMK Ma’arif NU Paguyangan semakin berkembang dan semakin dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan, peningkatan fasilitas pendidikan dan jumlah siswa setiap tahun menjadi bukti bahwa sekolah mampu menjaga kualitas dan kepercayaan masyarakat.

Menurutnya, pendidikan di SMK Ma’arif NU Paguyangan tidak hanya berfokus pada ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai budi pekerti, akhlakul karimah, adab, pendidikan ibadah, serta ajaran Ahlussunah wal Jama’ah.

“Kami ingin mencetak generasi yang cerdas, terampil, sekaligus memiliki akhlak yang baik dan berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunah wal Jama’ah. Pendidikan karakter dan adab menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran di sekolah ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMK Ma’arif NU Paguyangan, Mardiyanto, S.Ag., M.M., mengatakan peringatan Harlah ke-33 menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada peserta didik.

Menurutnya, dukungan masyarakat, alumni, dan wali murid menjadi salah satu kekuatan utama dalam perkembangan sekolah hingga saat ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, alumni, wali murid, serta semua pihak yang telah mendukung perjalanan SMK Ma’arif NU Paguyangan selama 33 tahun ini. Semoga momentum harlah ini semakin mempererat silaturahmi dan menambah semangat kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan,” katanya.

Ia berharap SMK Ma’arif NU Paguyangan terus mampu melahirkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman serta tradisi Nahdlatul Ulama.

Saat ini, SMK Ma’arif NU Paguyangan memiliki empat jurusan unggulan, yakni Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM), serta Akuntansi Keuangan dan Lembaga (AKL).

Peringatan harlah semakin semarak dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa, seperti atraksi Pencak Silat Pagar Nusa, tari Banyumasan, tari Nusantara, penampilan ekstrakurikuler, hingga pertunjukan musik akustik dari para guru.

Acara juga dimeriahkan penampilan spesial O’Qinawa Band serta kreator konten viral asal Banyumas, Tarmin Ngakak, yang sukses menghibur peserta dan tamu undangan.

Kegiatan berlangsung meriah hingga akhir acara dengan pengundian door prize yang disambut antusias para peserta.

Selain menjadi sarana olahraga dan hiburan, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan serta mempererat hubungan antara sekolah, alumni, dan masyarakat. (Wawan Bambang AK)