SEMARANG, Berita Merdeka Online – Malam puncak Grand Final Denok Kenang Kota Semarang 2026 yang digelar di Balai Kota Semarang, Minggu (24/5/2026) malam berlangsung meriah. Ajang tahunan tersebut menjadi panggung bagi generasi muda untuk menunjukkan peran mereka sebagai duta budaya sekaligus penggerak masa depan Kota Semarang.
Pada grand final tahun ini, Farah Azra Bramantya dinobatkan sebagai Denok Semarang 2026, sementara Bima Surya Wandana terpilih sebagai Kenang Semarang 2026 setelah menyisihkan 15 pasang finalis lainnya.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat dan para pendukung yang datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Menurutnya, Denok Kenang telah berkembang menjadi ruang kolaborasi anak muda lintas daerah yang saling mendukung.
Mengusung tema “Menyinari Budaya, Menguatkan Pariwisata”, Agustina menegaskan bahwa ajang Denok Kenang tidak lagi sekadar kompetisi penampilan, melainkan wadah lahirnya generasi muda kreatif yang mampu menjadi storyteller dan culture ambassador di era digital.
“Malam ini kita sedang memilih wajah masa depan Kota Semarang,” ujarnya di hadapan para tamu undangan.
Ia berharap para finalis mampu memperkenalkan budaya lokal melalui konten kreatif, festival kampung, film pendek, hingga berbagai platform digital agar budaya Semarang tetap relevan di tingkat global.
Selain itu, Pemerintah Kota Semarang juga mendorong Denok Kenang untuk terlibat aktif dalam kampanye lingkungan dan edukasi pengelolaan sampah kepada generasi muda.
Momentum grand final turut disinergikan dengan pengundian IJOLKE tahun 2026, program sadar pajak sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah dan penguatan sektor pariwisata Kota Semarang.(day)



Tinggalkan Balasan