Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Badan Koordinasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (BAKORDA HIPMI PT) Bengkulu resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Mandat kepada para Ketua Umum Formateur HIPMI Perguruan Tinggi se-Provinsi Bengkulu di HIPMI Centre, Pagar Dewa, Kota Bengkulu, pada Senin (13/7/2026). Penyerahan mandat tersebut menjadi langkah awal pembentukan tujuh HIPMI Perguruan Tinggi (HIPMI PT) di Bengkulu sebagai upaya memperkuat ekosistem kewirausahaan mahasiswa di lingkungan kampus.

BAKORDA HIPMI PT Bengkulu Serahkan SK Mandat, Bentuk Tujuh HIPMI Perguruan Tinggi di Bengkulu.


‎SK Mandat yang diserahkan memberikan kewenangan kepada para Ketua Umum Formateur untuk membentuk kepengurusan definitif sekaligus mengonsolidasikan organisasi HIPMI PT di masing-masing perguruan tinggi. Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan organisasi yang diharapkan mampu memperluas gerakan kewirausahaan mahasiswa di Provinsi Bengkulu.

‎BAKORDA HIPMI PT Bengkulu menargetkan pembentukan tujuh HIPMI Perguruan Tinggi di sejumlah kampus, yakni Universitas Bengkulu (UNIB), Universitas Terbuka (UT), Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH (UNIHAZ), Universitas Islam Fatmawati Sukarno (UINFAS), Universitas Dehasen Bengkulu (UNIVED), dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti (STIKES TMS).

‎Ketujuh HIPMI PT tersebut diharapkan menjadi wadah pengembangan kapasitas mahasiswa dalam bidang kewirausahaan, kepemimpinan, serta pengembangan jejaring usaha. Selain itu, keberadaan organisasi tersebut juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antarkampus dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing.

‎Pembentukan HIPMI Perguruan Tinggi merupakan bagian dari strategi BAKORDA HIPMI PT Bengkulu dalam menumbuhkan budaya berwirausaha di lingkungan akademik. Melalui organisasi ini, mahasiswa didorong untuk tidak hanya menjadi pencari kerja setelah lulus, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja melalui berbagai inovasi dan pengembangan usaha.

‎Langkah tersebut juga sejalan dengan visi Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, dalam mendorong lahirnya regenerasi pengusaha muda yang mampu menjadi penggerak pembangunan ekonomi daerah. Penguatan organisasi HIPMI PT di berbagai perguruan tinggi diharapkan menjadi salah satu fondasi untuk mencetak wirausaha muda yang memiliki daya saing, integritas, serta kepedulian terhadap kemajuan daerah.

‎Ketua Umum BAKORDA HIPMI PT Bengkulu, Brahma Saputra, mengatakan pembentukan HIPMI PT bukan hanya bertujuan menghadirkan organisasi kemahasiswaan, melainkan membangun gerakan kewirausahaan yang berkelanjutan di lingkungan kampus.

‎”HIPMI PT Bengkulu bukan sekadar organisasi, melainkan sebuah gerakan yang mempersiapkan lahirnya generasi pengusaha muda masa depan. Kami ingin membangun budaya kewirausahaan di setiap kampus, menumbuhkan keberanian untuk memulai usaha, memperluas jejaring, dan meningkatkan kapasitas generasi muda,” kata Brahma Saputra.

‎Menurutnya, HIPMI PT juga diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi kepemimpinan, memperluas kolaborasi, serta melahirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

‎”Lebih dari itu, kami ingin menciptakan regenerasi pengusaha yang mampu menghadirkan solusi, membuka lapangan pekerjaan, serta memberikan dampak nyata bagi kemajuan Bengkulu. Sebab kami percaya, ketika anak muda berani berwirausaha, maka masa depan Bengkulu sedang dibangun,” ujarnya.

‎Dengan penyerahan SK Mandat tersebut, proses pembentukan kepengurusan HIPMI PT di tujuh perguruan tinggi di Bengkulu akan segera dilaksanakan. Setelah kepengurusan terbentuk, masing-masing HIPMI PT diharapkan dapat menjalankan program kerja yang berfokus pada pengembangan kewirausahaan mahasiswa melalui pelatihan, pendampingan usaha, penguatan jejaring bisnis, hingga kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.

‎BAKORDA HIPMI PT Bengkulu optimistis kehadiran HIPMI Perguruan Tinggi di berbagai kampus akan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dunia usaha, dan pemerintah dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan. Melalui langkah tersebut, Bengkulu diharapkan mampu melahirkan lebih banyak pengusaha muda yang inovatif, mandiri, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.