Kabupaten Semarang, Berita Merdeka Online – Suasana khidmat mewarnai dimulainya pembangunan jalan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun 2026 di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, S.I.P., M.M. bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Semarang mengawali kegiatan pengecoran jalan dengan doa bersama, Rabu (15/7/2026).

Doa bersama tersebut menjadi bentuk ikhtiar sekaligus harapan agar seluruh rangkaian pembangunan berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Kegiatan itu juga mencerminkan semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah.

Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho mengatakan, pembangunan jalan tersebut merupakan salah satu sasaran utama TMMD Reguler ke-129 yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Jalan yang dibangun melalui program TMMD itu akan menghubungkan Desa Cukil, Kecamatan Tengaran dengan Desa Kemetulan, Kecamatan Susukan. Selama ini akses penghubung antarwilayah tersebut dinilai perlu ditingkatkan guna memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.

“Pembangunan jalan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua kecamatan. Selain mempermudah akses transportasi, jalan ini juga akan mendukung peningkatan hasil pertanian dan pertumbuhan ekonomi warga,” ujar Fajar.
Menurutnya, infrastruktur jalan memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan desa. Dengan kondisi jalan yang lebih baik melalui pengecoran, waktu tempuh antarwilayah akan menjadi lebih singkat dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung lebih efektif.

Masyarakat Desa Cukil dan Desa Kemetulan menyambut baik pembangunan jalan tersebut. Mereka berharap keberadaan jalan yang lebih layak akan membuka peluang ekonomi baru, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mempermudah akses menuju pusat-pusat pelayanan masyarakat.

Program TMMD Reguler ke-129 sendiri merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
Dengan diawali doa bersama, pembangunan jalan penghubung Tengaran–Susukan diharapkan dapat selesai sesuai target dan menjadi sarana yang mampu memperkuat hubungan sosial maupun ekonomi masyarakat. Jalan tersebut tidak hanya menjadi akses fisik yang menghubungkan dua kecamatan, tetapi juga menjadi jembatan harapan bagi peningkatan kesejahteraan warga di masa mendatang. (Naz Koto)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.