Semarang, Berita Merdeka Online — Suasana Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026), tidak hanya diwarnai semangat pembangunan dan gotong royong. Keceriaan ratusan siswa SD Negeri 1 Cukil yang mengikuti kegiatan tersebut turut menghadirkan nuansa hangat dan penuh optimisme.
Sejak pagi, para pelajar tampak antusias memadati area kegiatan untuk menyaksikan secara langsung rangkaian upacara pembukaan TMMD. Dengan mengenakan seragam sekolah, mereka mengikuti jalannya acara dengan tertib sambil menikmati berbagai penampilan seni dan atraksi yang disuguhkan untuk memeriahkan pembukaan program tahunan tersebut.
Sorak gembira dan wajah ceria para siswa menjadi pemandangan yang menarik di tengah prosesi resmi pembukaan TMMD. Kehadiran mereka mencerminkan tingginya dukungan masyarakat, termasuk generasi muda, terhadap program yang bertujuan mempercepat pembangunan desa melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Bagi para pelajar, momentum tersebut tidak hanya menjadi pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga sarana pembelajaran. Mereka berkesempatan mengenal lebih dekat tugas dan peran TNI dalam membantu masyarakat serta mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.
Komandan Satuan Tugas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, S.I.P., M.M., menilai keterlibatan anak-anak dalam kegiatan tersebut memiliki nilai edukatif yang penting. Menurut dia, TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menjadi media untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan inspirasi kepada anak-anak untuk terus belajar, mencintai budaya bangsa, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar sejak usia dini,” ujarnya.
Menurut Fajar, kedekatan antara TNI dan pelajar merupakan bagian dari upaya membangun karakter generasi muda yang memiliki rasa cinta tanah air, disiplin, serta semangat kebersamaan sebagai modal menghadapi tantangan masa depan.
Pembukaan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik semata. Kehadiran anak-anak sekolah dalam kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya melibatkan generasi muda dalam proses pembangunan melalui penanaman nilai-nilai positif yang akan membentuk karakter mereka di masa depan.

Di tengah semangat pembangunan yang mulai digerakkan melalui TMMD, tawa dan keceriaan para siswa SD Negeri 1 Cukil menjadi simbol harapan. Dari desa, semangat kebersamaan itu ditanamkan sejak dini, agar kelak tumbuh menjadi generasi yang mencintai bangsa, menghargai gotong royong, dan siap berkontribusi bagi kemajuan Indonesia. (Naz Koto)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan