Kabupaten Semarang, Berita Merdeka Onlinen – Semangat dan dedikasi para prajurit muda menjadi salah satu kunci sukses pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Di tengah medan pekerjaan yang cukup menantang, para prajurit dari Brigif TP 43/Muria tetap menunjukkan semangat tinggi dalam menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Komandan Kodim 0714/Salatiga selaku Dansatgas TMMD menilai kehadiran prajurit muda menjadi energi besar dalam menyukseskan program yang bertujuan mempercepat pembangunan desa tersebut.

“Semangat, disiplin, dan jiwa pengabdian yang ditunjukkan para prajurit muda menjadi modal utama dalam pelaksanaan TMMD. Mereka tidak hanya bekerja membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan dengan masyarakat,” ujarnya, Kamis (16/7/2026).

Para prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD tampak bekerja tanpa mengenal lelah. Cuaca yang berubah-ubah dan kondisi lapangan yang tidak selalu mudah tidak menyurutkan tekad mereka untuk menuntaskan seluruh target pekerjaan.

Di bawah komando Komandan Pleton Serma Ahmad Mulyono, personel dari Brigif TP 43/Muria bahu-membahu bersama warga Desa Cukil mengerjakan berbagai sasaran fisik. Suasana gotong royong terlihat setiap hari, mencerminkan kuatnya kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, para prajurit muda juga aktif dalam berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, pendidikan, hingga pembinaan generasi muda.
Salah seorang anggota Satgas TMMD, Serda Arbie Atharul Hadi, mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam pembangunan desa dan membantu masyarakat.

“Kami merasa senang dan bangga bisa mengabdikan diri kepada masyarakat untuk ikut memajukan Desa Cukil. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami sebagai prajurit,” katanya.

Menurutnya, interaksi langsung dengan masyarakat memberikan motivasi tersendiri bagi anggota Satgas untuk bekerja lebih maksimal selama program TMMD berlangsung.
Dandim menambahkan, keberhasilan TMMD bukan hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya rasa kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“TMMD adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Dengan semangat para prajurit muda yang pantang menyerah, kami optimistis seluruh sasaran program dapat tercapai dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tegasnya.

Program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semangat pengabdian para prajurit muda menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya hadir menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi bagian dari solusi pembangunan di tengah masyarakat. (Naz Koto)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.