Padang Panjang, Berita Merdeka — Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Surungan, AIPDA Ready Kurniawan, mendatangi kawasan RT 03 setelah menerima laporan dugaan balap liar yang melibatkan tiga remaja di Kelurahan Bukit Surungan, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Selasa malam, 13 Oktober 2026.

Laporan itu disampaikan Ketua Pemuda Bukit Surungan, Robi, setelah sejumlah pemuda setempat menghentikan sepeda motor bernomor polisi BA 2341 NM yang ditumpangi tiga remaja sekitar pukul 23.15 WIB.

Salah seorang remaja berinisial AZ (16) mengatakan bahwa ia mengendarai sepeda motor tersebut bersama dua rekannya, YG (15) dan RY (16), dari arah Pasar Usang menuju Simpang Lapan. Ketiganya mengaku sebagai siswa kelas X SMA Negeri 3 Padang Panjang.

Setelah menerima laporan, Ready mendatangi lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif. Ia kemudian memberikan pembinaan kepada ketiga remaja tersebut.

“Setelah menerima laporan dari Ketua Pemuda Bukit Surungan, kami segera mendatangi lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif dan memberikan pembinaan kepada para remaja yang berada di lokasi,” kata AIPDA Ready.

Dalam pembinaan itu, AIPDA Ready mengingatkan para remaja agar tidak menggunakan jalan umum untuk balap liar. Aktivitas tersebut berisiko menyebabkan kecelakaan dan membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

Teks Foto: Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Surungan AIPDA Ready Kurniawan saat memberikan arahan kepada tiga orang remaja yang diduga terlibat aksi balap liar, Selasa malam 1
(13/10/2026). Foto: Berita Merdeka.

Ia juga meminta mereka mematuhi peraturan lalu lintas dan menghindari perilaku berkendara yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

AIPDA Ready meminta ketiga remaja itu menyampaikan pesan tersebut kepada teman-teman mereka agar tidak melakukan aktivitas serupa. Menurut dia, pengawasan terhadap perilaku berlalu lintas di kalangan remaja membutuhkan keterlibatan orang tua, pihak sekolah, dan masyarakat.

“Kami berharap para pelajar dapat memahami arahan yang diberikan dan menyampaikannya kepada teman-teman mereka,” ujarnya.

AIPDA Ready juga menekankan pentingnya peran keluarga dan sekolah dalam mengarahkan remaja agar lebih tertib dan bertanggung jawab saat berkendara.

Setelah mendapatkan pembinaan, ketiga remaja tersebut diperbolehkan pulang bersama pemuda setempat.

Masyarakat diimbau melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum atau membahayakan keselamatan pengguna jalan.

(Charles Nasution)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.