Beritamerdekaonline.com, Kepahiang – Kisah pilu datang dari Desa Sido Rejo, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang. Seorang lansia bernama Mbah Mursilah harus menjalani hari-harinya dengan penuh derita akibat penyakit tumor dan diabetes yang menggerogoti tubuh rapuhnya.
Di usia senjanya, Mbah Mursilah tak hanya bergelut dengan keterbatasan fisik, namun juga rasa sakit yang tak kunjung reda. Kesehariannya kini lebih banyak dihabiskan terbaring di tempat tidur, tanpa mampu lagi melakukan aktivitas sederhana seperti duduk atau berjalan. Air mata sering kali menjadi saksi bisu dari penderitaan panjang yang ia tanggung seorang diri.
Penyakit ganas itu perlahan merampas kekuatan tubuh Mbah Mursilah. Setiap detik terasa begitu berat, seakan tubuh renta itu terus digerogoti tanpa ampun. Namun di balik keterbatasan tersebut, masih tersisa semangat hidup yang membuatnya bertahan.

Melihat kondisi yang semakin memburuk, pihak keluarga tak tinggal diam. Mereka berusaha sekuat tenaga untuk memberikan perawatan terbaik, meski keterbatasan biaya menjadi penghalang utama.
“Kami hanya bisa berharap ada uluran tangan para dermawan. Setiap bantuan, sekecil apa pun, sangat berarti bagi ibu kami untuk mendapatkan pengobatan yang layak,” ungkap keluarga dengan penuh harap.
Melalui kisah ini, keluarga Mbah Mursilah mengajak masyarakat luas untuk turut serta menunjukkan kepedulian. Bantuan dan doa dari orang-orang baik bisa menjadi secercah harapan baru agar beliau dapat kembali merasakan hidup yang lebih sehat dan bahagia di usia senjanya.
Bagi yang tergerak hati untuk membantu, donasi dapat disalurkan melalui:
Kontak Informasi dan Bantuan
- Umi Sriwanti: 0813-6950-9986
- Waskito Rahman: 0857-0993-2429
Rekening Donasi
- Bank Bengkulu: 6020201014424 (a.n. Sri Wanti)
- Mari bersama-sama wujudkan mukjizat untuk Mbah Mursilah.
Editor: Sampur Buana




Tinggalkan Balasan