Curup, Rejang Lebong, Beritamerdekaonline.com – Akses pembiayaan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu di daerah semakin terbuka. Puluhan pelajar di Kota Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, menerima Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang disalurkan langsung oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin.

Penyaluran beasiswa tersebut dilakukan dalam rangkaian kegiatan reses dan kunjungan kerja ke daerah pemilihan. Pada kesempatan itu, Sultan menyempatkan diri bertemu langsung dengan mahasiswa serta pelajar SMKN 1 Curup dan SMPN 5 Curup, guna menyerap aspirasi sekaligus memberikan motivasi kepada generasi muda.
Menurut Sultan, Beasiswa PIP merupakan salah satu program pemerintah yang paling dinantikan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Program ini dinilai menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) Indonesia, terutama di daerah.
“Beasiswa PIP menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar hadir untuk membantu anak-anak di daerah agar tetap bisa mengakses pendidikan yang layak,” ujar Sultan kepada awak media di Curup, Jumat (19/12).
Ia menegaskan, pemerintah saat ini memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas SDM nasional. Oleh sebab itu, para penerima beasiswa diminta untuk memanfaatkan bantuan tersebut dengan sungguh-sungguh melalui peningkatan prestasi belajar dan pengembangan inovasi.
Komitmen tersebut, lanjut Sultan, tercermin dari meningkatnya alokasi anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun mendatang. Selain memperkuat Program Indonesia Pintar, pemerintah juga memprioritaskan peningkatan kualitas gizi dan kesehatan anak melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Perhatian pemerintah tidak hanya pada biaya pendidikan, tetapi juga pada pemenuhan gizi dan fisik anak-anak Indonesia agar mereka tumbuh sehat dan siap bersaing,” tegasnya.
Sultan menilai, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, peningkatan kualitas SDM menjadi agenda strategis nasional. Kombinasi antara bantuan pendidikan dan pemenuhan gizi diharapkan mampu menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing tinggi.
“Dengan beasiswa PIP dan program MBG, kualitas SDM Indonesia diharapkan menjadi faktor kunci dalam mendukung pembangunan nasional jangka panjang. Karena itu, kesempatan ini harus dimanfaatkan secara bertanggung jawab oleh para pelajar,” ujarnya.
Para pelajar penerima beasiswa menyambut positif program tersebut. Mereka menilai bantuan PIP sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus meringankan beban orang tua, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Tinggalkan Balasan