Bengkulu Utara, Beritamerdekaonline.com – Warga Desa Kembang Manis Kecamatan Air Padang Bengkulu Utara, tewas tergeletak ditengah jalan dengan kondisi usus terburai keluar dari dalam perut, setelah RK korban ditikam tetangganya sendiri DW dengan senjata tajam jenis (golok- red) dimana ketika dirinya berpas-pasan dijalan umum yang tidak jauh dari Rumah korban, pada Kamis (24/5/2025) sekira pukul 17.10 Wib.
Andi Sekretaris Desa (Sekdes) DesaKembang Manis Bengkulu Utara (BU), membenarkan terkait adanya warga desanya yang ditikam tersebut, untuk RK saat kejadian dilokasi sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arga Makmur BU. Namun setelah mendapatkan perawatan serius di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD oleh dokter, korban dengan kondisi tersebut tidak tertolong dan meninggal dunia.

Untuk pelaku DW warga Kembang Manis BU, merupakan tetangga dari korban yang melakukan penikaman, dimana untuk saat ini informasinya sudah menyerahkan diri ke Polres Bengkulu Utara. Ujar Sekdes.
“Awal dari kejadian penikaman tersebut, sebelumnya permasalah ini muncul gara-gara adanya chat atau percakapan mesrah di aplikasi whatsap antara RK korban dan YS istri dari pelaku penikaman DW. Dimana isi dari percakapan whatsap tersebut kedapatan atau diketahui oleh DW suami dari YS, singkat cerita langsung dilaporkan kedesa dan sudah sepakat berdamai.”
Itu tertanggal 2 Juli 2025, atas kejadian itu dimana RK korban dan DW pelaku kedua belah pihak sepakat berdamai dan berjanji tidak mengulangi lagi dan juga RK sepakat membayar denda cuci kampung. Namun disela-sela perdamaian RK sempat berbisik-bisik kepada perangkat desa saat itu dengan mengatakan dan mengakui bahwa dirinya sudah panjat YS istri tetangga dari pelaku atau melakukan hubungan layaknya suami istri dengan YS istri dari pelaku.
“Awal itulah, setelah mendengar bisik-bisikan dari mulut kemulut terkait pengakuan RK tersebut, mungkin saja DW pelaku saat itu tidak terima atas bisik-bisik mendengar adanya pengakuan RK mengatakan sudah melakukan hubungan layaknya suami istri, yang dimana sebelumnya seperti diketahui saat perdamaian hitam diatas putih hanya sebatas percakapan chat mesrah biasa. Mendengar adanya bisik-bisik pengakuan tersebut dan sampai ke telingan DW mungkin saja DW naik pitam dan hilaf melakukan penikaman dijalan umum tak jauh dari rumahnya. Tutup Sekdes Desa Kembang Manis Bengkulu Utara. (Yapp)



Tinggalkan Balasan