SEMARANG, Berita Merdeka OnlineAliansi Driver Online Semarang Raya membatalkan aksi demo ke kantor gojek semarang 2 jam sebelum rencana aksi dijalankan. Aliansi merasa tidak dianggap oleh pihak aplikator gojek, karena sehari sebelum aksi dari aplikator gojek mengeluarkan pengumuman kalau kantor gojek tidak beroperasi dari tanggal 12 sampai 15 november 2024.

“Sebenarnya ada apa ini, kok kita seperti dipermainkan oleh pihak aplikator, diprank dan seperti ada rasa ketakutan. Apa susahnya to manager operasional gojek semarang Yuswo Adi Nugroho menemui kita. Bukannya sembunyi dan minta orang lain yang menemui kita. Terus mau sampai kapan dia bersembunyi, atau perlu kita bawakan daster,” ungkap Didik Agus Riyanto salah satu ketua komunitas driver dengan nada emosi, Rabu (13/11).

Hal ini juga diutarakan oleh koordinator Aliansi Driver Online Semarang Raya, Nur Eko lewat telpon selular, karena beliau tidak bisa ditemui.

“Kita aksi damai, tidak anarkis. Cuma mau menyampaikan pendapat dan unek-unek. Tidak ada mobil komando dan orasi. Kita ingin ditemui dan duduk bareng. Diskusi tentang tuntutan dari teman-teman driver online. Cari solusi atas ketidakbecusan dan ketidakadilan Adi Nugroho selama menjadi manager operasional. Duduk bareng menyelesaikan masalah,” ucapnya.

Padahal dalam aksi demo hari selasa 12 November dari polrestabes sudah menyiapkan personelnya sebanyak 130 anggota untuk pengamanan aksi demo. Dan mereka akhirnya balik kanan karena aksi dibatalkan mendadak.

Aliansi akan melakukan aksi lagi sampai manager operasional mau menemui mereka. Dan para driver tidak mau ada perwakilan  lagi.

Apalagi sampai kantor gojek tutup seolah olah Aliansi yang dikambinghitamkan. Gara gara akan ada aksi, kantor tutup 4 hari. Di sini seakan akan Aliansi dibenturkan dengan mitra gojek, karena sehari sebelum aksi juga sudah beredar pesan berantai provokasi yang berisi himbauan yang dishare oleh ketua KGMP (keluarga gojek merah putih) Marga Widhi Nugroho.

“Kita akan kembali lagi menggelar aksi dengan masa yang lebih banyak lagi sampai Adi Nugroho mau menemui kita. Kita cari waktu yang tepat,” ujar Satria Bayu selaku korlap Aliansi saat ditemui di sela sela evaluasi aksi yang dibatalkan kemarin. (dik)