Pidie, Berita Merdeka Online – Hujan lebat dan angin kencang yang melanda Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, pada Sabtu sore (23/06/2024), menyebabkan atap Puskesmas Mane ambruk.

Puskesmas yang terletak di Desa Mane mengalami kerusakan parah akibat angin kencang. Meski tidak ada korban jiwa, seluruh atap bangunan hancur, menyisakan tiga ruangan yang masih utuh tetapi tidak bisa digunakan lagi karena kursi dan meja hancur tertimpa reruntuhan plafon.

Kepala Puskesmas Mane, Rinaldi, saat ditemui di lokasi kejadian oleh kru media, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Hujan lebat dan angin kencang tiba-tiba mengangkat atap puskesmas.

Gangguan listrik juga terjadi di kawasan Geumpang dan Mane karena pohon tumbang mengenai kabel listrik di jalan lintas nasional Beureunun-Meulaboh. Hal ini juga menyebabkan gangguan jaringan komunikasi, menyulitkan koordinasi antara puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie.

Meskipun puskesmas mengalami kerusakan parah, Rinaldi menyatakan bahwa pelayanan kesehatan tetap berjalan. Untuk sementara, pelayanan dialihkan ke kantor Camat Mane.

“Kami tetap memberikan pelayanan kepada pasien. Bagi yang memerlukan rawat inap, sementara ini kami alihkan ke Puskesmas Geumpang. Kami juga meminjam ruang di kantor Camat Mane untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

Pada Minggu pagi (24/06/2024), kepala puskesmas beserta tenaga medis, dibantu pihak Koramil dan Polsek Mane serta tokoh masyarakat, membersihkan sisa reruntuhan atap bangunan dan mengumpulkan alat-alat medis yang masih bisa digunakan untuk dipindahkan ke kantor camat yang bersebelahan dengan puskesmas.

Rinaldi berharap pemerintah Kabupaten Pidie segera memperbaiki puskesmas yang hancur agar pelayanan kesehatan dapat kembali berjalan normal di Puskesmas Mane. (Jef)