BATANG, Berita Merdeka Online – Memasuki musim panen, para petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Kebondalem, Kecamatan Gringsing, mulai melakukan panen padi.
Hasil panen ini langsung diserap oleh Perum Bulog sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan dan mendukung ketahanan pangan nasional.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan sarana dan prasarana pertanian yang diberikan oleh pemerintah.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang, Sutadi, menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah memberikan berbagai bentuk bantuan, mulai dari penyediaan benih unggul hingga kecukupan pupuk bagi para petani.
“Pemerintah juga telah menyalurkan bantuan pompa air untuk mendukung sistem irigasi di Kabupaten Batang, sehingga petani tidak mengalami kendala dalam pengairan sawah mereka,” ujarnya, Rabu (5/3/2025).
Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Bulog membeli gabah langsung dari petani dengan harga Rp6.500,00 per kilogram.
Hingga saat ini, serapan gabah telah mencapai 243 ton, jauh melebihi target bulan Februari yang sebelumnya ditetapkan.
Salah satu petani, Rokhaini, mengungkapkan bahwa bantuan yang diterima sangat membantu, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pupuk seperti NPK dan Urea, serta pestisida untuk mengatasi serangan hama.
Selain itu, distribusi benih unggul kepada kelompok tani juga berjalan dengan baik.
“Kami merasa sangat terbantu dengan kebijakan pemerintah yang memastikan hasil panen petani langsung terserap oleh Bulog dengan harga yang layak,” katanya.
Di Desa Kebondalem, dengan total luas lahan mencapai 2 hektare yang tersebar di tiga titik, hasil panen gabah kering mencapai 9.789 kilogram.
Kepala Bulog Cabang Tegal, Agung Rochman, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga gabah dengan membeli langsung dari petani.
“Kami menargetkan penyerapan gabah hingga 3 juta ton dan bekerja sama dengan Kodim 0736/Batang serta Dispaperta untuk memetakan area panen,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Disparbun) Provinsi Jawa Tengah, Supriyanto, memastikan bahwa kebutuhan irigasi lahan pertanian telah mendapat dukungan melalui bantuan pompa air dan pipa.
“Selain dukungan alat irigasi, distribusi pupuk juga telah dioptimalkan agar tidak terjadi kelangkaan di lapangan,” tegasnya.
Di sisi lain, Babinsa Koramil Gringsing, Serda Wiwik S, turut aktif dalam mendampingi petani agar tetap semangat dalam menjalankan proses panen.
“Kami terus memberikan dukungan secara humanis agar petani dapat memperoleh hasil panen yang maksimal,” tandasnya. (Pendim 0736/Batang)
Editor: Mualim




Tinggalkan Balasan