Jakarta, Beritamerdekaonline.com – Founder & Group CEO Baba Rafi Enterprise, Hendy Setiono, memberikan apresiasi kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam acara buka puasa bersama dan silaturahmi yang digelar di kediaman Bahlil, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (18/3/2025).

Bahlil, yang juga mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), dinilai berkontribusi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di sektor ESDM. Menurut Hendy, kebijakan yang diterapkan Bahlil telah membawa dampak nyata bagi industri energi di Indonesia.

“Kami sebagai junior di HIPMI sangat bangga dengan beliau. Wawasan dan kebijakan yang diterapkan benar-benar memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional, terutama di sektor ESDM,” ujar Hendy.

Hendy juga menyoroti bagaimana Bahlil terus mengembangkan pemahaman akademisnya melalui penelitian dan disertasi yang tengah disusun. Hal ini, kata Hendy, mencerminkan dedikasi Bahlil dalam menghadirkan kebijakan berbasis riset dan pengalaman di lapangan.

Lebih lanjut, Hendy menekankan pentingnya inspirasi dan kepemimpinan bagi pengusaha muda di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan. Ia berharap ajang silaturahmi seperti ini dapat memperkuat semangat inovasi dan daya saing UMKM Indonesia.

“Kondisi ekonomi global memang tidak mudah, tapi kita sebagai pengusaha muda harus tetap tangguh dan inovatif. Dengan adanya konsolidasi seperti ini, kami semakin optimis menghadapi tantangan dan terus berkembang,” tambahnya.

Hendy juga mengingatkan bahwa persaingan bisnis semakin ketat, terutama dengan masuknya produk asing ke pasar Indonesia. Oleh karena itu, menurutnya, pengusaha muda harus lebih adaptif, kreatif, dan berorientasi pada pertumbuhan.

“Di tengah ekonomi yang melambat, kita tidak boleh ikut melemah. Justru ini saatnya kita sebagai pelaku usaha terus bergerak, menciptakan inovasi, dan menjaga daya saing agar tetap bertahan dan berkembang di pasar,” tegasnya.

Acara buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat solidaritas antar pengusaha muda dalam menghadapi dinamika ekonomi global. (@ms)