Jakarta, Beritamerdekaonline.com – Seorang berkewarganegaraan Perancis inisial FAC (65 tahun) yang melakukan eksploitasi dan tindakan asusila akhirnya meregang nyawa ditahanan dengan melakukan percobaan bunuh diri.
Yusri mengatakan percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh FAC didalam tahanan saat petugas melakukan patroli penjaga tahanan. “Petugas menemukan FAC didalam tahanan dengan terikat lehernya dengan seuras kabel,” ujar Kabid Humas Kombes Yusri, di Polda Meteo Jaya, Jakarta (13/7/2020).
Yusri menjelaskan FAC, pada kamis malam sudah berada didalam tahanan.
Sebelumnya FAC ditangkap beberapa hari lalu (9/7/2020) disalah satu hotel di kawasan Mangga Besar terkait tindakan asusila yang dilakukannya terhadap anak-anak dibawah umur.
Pada saat hari minggu malam, FAC ditemukan sudah terikat kabel dilehernya
“Kabel tersebut diatas plafon dan cukup tinggi, jika orang biasa (fisik pendek: red) tidak mungkin meraih kabel yang cukup tinggi, tetapi kabel tersebit sudah ada sebelumnya,” jelas Yusri.
Hal ini, menurut Kombes Yusri, FAC diduga jelas mencoba melakukan bunuh diri.
“Dia meraih kabel lewat kamar mandi dan menggantungkan diri dengan kabel tersebut, dengan menahan beban dirinya ketembok sebagai pemberatnya,” tandas Yusri saat dilakukan rekonstruksi dengan petugas penjaga tahanan.
Diwaktu bersamaan, Kepala Bidang Dokter Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Metro Jaya Kombes Umar Shahab mengatakan petugas melarikan FAC ke RS Polri Kramat Jati dengan melakukan perawatan dan tindakan medis.
“Didiagnosa ada keretakan ditulang leher dengan tensinya 90/teraba,” tandas Umar.
Walaupun pasien sudah dilakukan tindakan medis hingga perawatan ke ruang Intensive Care Unit (ICU). “Namun, tepat pukul 20:00 wib, FAC dinyatakan meninggal dunia, hingga hari ini masih ada diruang jenazah,” jelas Kombes Umar. (ams)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan