Bandung, Jabar | beritamerdekaonline.com — Jumat (8/7/2022) Dibandingkan haji reguler dan haji plus, haji furoda masih dianggap asing bagi sebagian orang.

Sejak diluncurkan tahun 2019, haji furoda menjadi incaran banyak orang yang ingin berangkat haji dengan cepat bahkan dianggap tanpa antrean.

Keinginan untuk melaksanakan ibadah haji kerap terbentur daftar tunggu yang membutuhkan waktu belasan bahkan puluhan tahun, terutama  ibadah haji reguler.

Untuk haji reguler, Pemerintah yang menetapkan ONH nya lewat Keputusan Presiden (Keppres) tentang biaya penyelenggaraan  ibadah haji (BPIH).

Dilansir dari Kemenag.go.id BPIH tahun 2022 disesuaikan embarkasi.

Untuk embarkasi Jakarta (Bekasi) Rp39.886.009.

Embarkasi Solo Rp 40.262.721

Embarkasi Surabaya Rp 42.586.009.

Termurah untuk embarkasi Aceh Rp 35.660.857. Sementara termahal embarkasi Makassar Rp 42.686.506.

Ketika ibadah haji reguler membutuhkan waktu yang hingga puluhan tahun, masyarakat pun beralih ke ibadah haji plus biasanya waktu tunggunya lebih pendek.

Walaupun harganya berlipat-lipat dibandingkan haji reguler.

Namun, tidak sedikit orang yang rela mengeluarkan uang banyak agar bisa menunaikan ibadah haji lewat haji plus agar waktu tunggu menjadi tidak panjang.

Dari beberapa pantauan beritamerdekaonline.com, waktu tunggu  untuk haji plus rata-rata 3-5 tahun.

Biaya yang dipatok rata-rata Rp 250.000 bahkan lebih tergantung fasilitas yang diberikan.

Untuk ONH Plus, Pemerintah membebaskan pihak travel yang menentukan biayanya. Kuota nya pun tergantung Pemerintah.

Kini waktu tunggu 3-5 tahun pun dianggap panjang.

Pasalnya kini ada yang lebih pendek lewat haji furoda.

Haji furoda adalah haji dengan visa haji yang diperoleh melalui undangan dari Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia.

Dilansir dari laman hajifuroda.id, kuota haji furoda ini di luar kuota  kuota visa haji reguler yang sudah diterapkan oleh Kemenag RI atau dapat disebut haji non kuota.

Di laman itu juga tertulis bahwa haji reguler dengan kuota pemerintah butuh antrian 30 tahun, ONH plus antrian sudah  mencapai 5-9 tahun. Sedangkan haji Mujamalah/furoda langsung berangkat tanpa antri.

Biaya dipatok antara 15.000 (USD) hingga 22.500 USD atau Rp225 juta – 337 juta (bila 1USD Rp15.000).
Harga ini tidak jauh berbeda dengan ONH Plus.

Keberadaan haji furoda sejak tahun 2019 ketika Pemerintah RI menerbitkan UU no 8 tahun 2019 tentang penyelenggaraan ibadah haji dan umroh.

Di dalamnya tertuang adanya program haji Mujamalah atau dikenal dengan haji furoda dengan kuota khusus dari pemerintah Arab Saudi, legal dan resmi.

 

Editor : Kang yana/Red
Regional Jawa Barat


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.