Bengkulu, Beritamerdekaonline.com — Komandan Korem (Danrem) 041/Garuda Emas (Gamas), Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han., menekankan pentingnya verifikasi informasi, konfirmasi kepada pihak terkait, dan pemberitaan yang berimbang dalam pertemuan bersama awak media se-Provinsi Bengkulu. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan coffee morning dan silaturahmi sebagai upaya memperkuat komunikasi serta sinergi antara TNI dan insan pers.

Komandan Korem (Danrem) 041/Garuda Emas (Gamas), Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han.

Dalam pertemuan tersebut, Jatmiko mengatakan bahwa perkembangan media digital dan media sosial membuat informasi menyebar dengan cepat. Kondisi ini menuntut insan pers untuk mengedepankan akurasi, melakukan verifikasi, serta memberikan ruang konfirmasi kepada pihak-pihak yang berkaitan dengan suatu pemberitaan.

Menurut dia, informasi yang belum terverifikasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman apabila disebarluaskan tanpa proses konfirmasi yang memadai.

“Kami sangat memahami dinamika media daring saat ini. Namun, kami menekankan pentingnya keseimbangan informasi dan konfirmasi. Jangan sampai informasi yang beredar tidak sinkron atau belum terverifikasi justru memicu opini yang keliru di masyarakat,” ujar Jatmiko saat memberikan sambutan kepada awak media, di Makorem 041/Gamas Bengkulu, Senin (19/10/2026).

Selain membahas hubungan dengan media, Danrem 041/Gamas memaparkan perkembangan pelaksanaan program Koperasi Merah Putih di wilayah jajarannya. Berdasarkan data yang disampaikannya, sebanyak 565 titik dari target awal sekitar 700 titik telah memasuki tahap penyelesaian pertama.

Jatmiko menjelaskan bahwa pelaksanaan program tersebut dilakukan secara bertahap karena belum seluruh lahan di desa dan kelurahan siap digunakan.

Ia mencontohkan Kabupaten Bengkulu Utara, yang menurutnya telah menyelesaikan seluruh 81 titik dan kini menunggu proses inventarisasi dan verifikasi.

“Proses ini dilakukan secara bertahap karena belum seluruh lahan di desa maupun kelurahan siap. Sebagai contoh, di Kabupaten Bengkulu Utara seluruh 81 titik sudah selesai dan tinggal menunggu tim inventarisasi dan verifikasi,” jelasnya.

Terkait dinamika pelaksanaan program di sejumlah wilayah, termasuk Bengkulu Selatan dan Mukomuko, Jatmiko menegaskan bahwa Korem 041/Gamas melakukan pemeriksaan dan evaluasi berdasarkan data serta kondisi di lapangan.

Sebagai komando atas satuan komando kewilayahan di bawahnya, Korem melakukan koordinasi dengan jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) dan pihak terkait sebelum mengambil keputusan.

“Setiap ada laporan atau data masuk, kami tidak terburu-buru mengambil keputusan. Kami cek ke lapangan, panggil pejabat terkait, dan periksa kembali datanya. Mana yang memang dikelola dengan baik oleh komandan Kodim dan mana yang perlu dievaluasi. Semua harus berbasis data yang akurat,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Jatmiko mengapresiasi peran awak media di Bengkulu yang selama ini aktif menjalin komunikasi dan melakukan konfirmasi terkait berbagai program pembangunan serta kegiatan bakti TNI.

Ia menilai komunikasi yang terbuka antara Korem 041/Gamas dan insan pers diperlukan untuk mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat secara akurat dan proporsional.

Jatmiko juga menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan yang membangun sebagai bagian dari upaya evaluasi dan perbaikan.

“Saya berterima kasih kepada rekan-rekan media di Bengkulu yang selama ini sangat proaktif berkoordinasi dan mengonfirmasi langsung kepada kami. Korem sangat terbuka terhadap kritik dan masukan yang konstruktif demi perbaikan bersama,” katanya.

Melalui kegiatan coffee morning dan silaturahmi tersebut, Korem 041/Gamas berharap komunikasi dengan awak media di Provinsi Bengkulu semakin erat. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.