Dari Eko Sriyanto Galgendu, hingga Alfin Toffler dan Yushihito Francis Fukuyama Yang Tak Membaca Kisah Syech Sitti Jenar

0
2194

Banten, beritamerdekaonline.com –Jika percaya pada siklus tujuh abad dalam babak kedua, runtuhnya
Kerajaan Majapahit diantara penghujung abad ke-14 dan tampilnya Kerajaan Islam yang ditandai oleh Kesultanan Demak yang dipimpin Raden Fatah atau Sultan Sah Alam Akbar, maka siklus ketiga pergantian babak perubahan itu akan terjadi pada abad 21 sekarang ini. Maka itu sosok kepemimpinan di Kesultanan Demak yang dilanjutkan oleh Adipati Yunus atau Pangeran Sabrang Lor yang menjadi fenomena menarik karena mendapat dukungan dari Sunan Ampel, Sunan Bonang, Maulana Malik Ibrahim, Sunan Drajat, Sunan Giri, Sunan Kalijaga, Sunan Muria dan Sunan Gunung Jati.

Setelah merunut energi spiritual di Jawa Tengah dan Jawa Timur, Eko Sriyanto Galgendu seperti sedang menuntaskan tetirahnya di Jawa Barat, khususnya di Banten. Karena itu Asma bumi (penghormatan) bagi Sultan Ageng Tirtayasa dia peroleh setelah merasa mendapat petunjuk serta kekuatan spititual dari Shang Hyang Nata Agung, hingga seakan tunai sudah pada tirakat yang dia lakukan pada malam Jum’at 16 September 2021. Untuk itu ia siap untuk melakukan sisialisasi lebih jauh ke pelosok Jawa mulai dari ujung Barat hingga ke ujung Timur dalam upaya membangun gerakan kebangkitan kesadaran dan pemahaman laku spiritual bagi segenap warga bangsa Indonesia menyongsong tatanan dunia baru dengan nilai-nilai spuritual yang kuat dan utuh.

“Insyaallah, pada minggu terakhir September ini safari kelililing Jawa bisa dimulai hingga sampai Jawa Timur”, ujanya Eko Sriyanto Galgendu, setelah usai safari babak pertama keliling Jawa Barat dan Jawa Tengah pada awal September 2021.

Dari safari kelilling Jawa Barat dan sekitarnya itu telah disepakati untuk mengelar acara dialog bersama tokoh masyarakat di lingkungan Kraton Kanoman Cirebon bersama Sultan Saladin dari Kraton Kanoman Cirebon. Sementara di Pemalang kajian tentang sejumlah situs bersejarah yang memiliki nilai-nilai spiritual akan digelar Sahabat dan Kerabat GMRI setempat dengan pengurus Perguruan bela diri Pagar Nusa di Kecamatan Moga, Pemalang.

Sebelumnya safari khusus GMRI di Banten yang telah berlangsung secara sporadis itu sejak beberapa bilan sebelumnya, Eko Sriyanto Gangendi telah menyambangi simpul-simpul masyarakat yang menurut dia justru lebih kental memiliki mautan nilai spiritualnya itu. Hanya saja masalah pandemi Covid-19 masih menjadi kendala, menjadi terkesan kurang maksimal dilskuksn hingga harus menunggu sampai pandemi Covid-19 mereda.

Sultan Banten ke-6 yang dirasakan Eko Sriyanto Galgendu sangat besar memiliki energi spiritual yang sangat besar itu, terasa telah terserap penuh ke dalam dirinya, sehingga tidak lagi ada keraguan untuk terus melangkah, menyongsong kebangkitan kesadaran dan pemahaman spiritual bangsa Indonesia untuk mempersiapkan diri sebagai pemimpin dunia dalam tatanan dunia baru yang akan segera terbentuk. Dan Indonesia akan menjadi episentrum (pusat) peradaban sekaligus sebagai payung agung pemayung jagat.

Dari kunjungannya yang terakhir pada pertengahan September 2021 ke Banten, Eko Sriyanto Galgendu meyakini dirinya kkni telah mampu mengemban amanah yang maha berat itu, untuk dapat menggerakkan kesadaran dan pemahanan spiritual untuk seluruh komponen bangsa agar bisa menunaikan amanah serta kewajiban sebagai khalifah penjaga bumi. Persis seperti yang diisyaratkan oleh kitab langit, sakinah (tenang dan tenteram), mawaddah (penuh cinta kasih dan sayang) serta warracmah untuk alam semesta dan segenap isi serta makhluknya yang ada. Lalu isyarat dari telaah tiga gelombang peradaban versi Alfin Toffler, maka perubahan besar yang ditandai oleh revolusi besar komunikasi dan digital sehingga dianggap sangat fenomenal serta menjadi topik bahasan kalangan akademisi. Karena dalam paparan The Third Wave, Alfin Toffler, tiga gelombang peradaban manusia yang dimulai dari agraris, industri dan gelombang informasi sekarang ini, dapat dikini tengah mrmasuki babak akhir dari periode pembabakan itu, yang kurang lebih sama dengan siklus pergantian setiap tujuh abad babak pertama, babak kedua dan babak ketiga sekarang ini yang memasuki abad ke-21.

Dalam babak pertama manusia masih tergantung pada teknologi tradisional dan ekosistem alam yang relatif masih mampu dijaga. Lalu masuk pada babak kedua gelombang peradaban manusia yang ditandai oleh revolusi industri, dan babak ketiga dengan revolusi informasi dan teknologi digital.

Tentu gelombang peradaban tidak mungkin berhenti. Meski tampaknya sudah menyundul langit, hingga sangat mungkin semua akan terhenti di sana. Jadi gelombang besar peradaban itu bisa terkapar kalah dan menyerah pada Penguasa Jagat Raya dan seisinya. Dalam sanepo Yoshihiro Francis Fukuyama, ilmuan politik, ekonomi politik dan penulis Amerika Serikat yang kondang itu karena bukunya The End of History snd Thd Last Man menyimpulkan bahwa penyebaran demokrasi liberal dan kapitalisme pasar bebas manusia Barat serta gaya hidup mereka di dunia telah menandai titik akhir evolusi sosial-budaya umat manusia dan sebagai bentuk penggabisan dari pemerintahan manusia. Intinya, Yoshihiro Francis Fukuyama seperti hendak mengatakan bila inti dari hakikat manunggaling kawulo lan gusti itu sesungguhnya sedang berproses. Hanya saja mereka belum pernah membaca kisah Syech Sitti Jenar yang ingin menerangkan laku spiritual setinggi para wali. Karena budaya memang tidak mungkin terpisah dari kehidupan manusia seperti apapun. Apalagi hanya dalam bentuk gerakan konservatif yang semula dipegang kukuh Yodhihito Francis Fukuyama yang kemudian terbukti justru lewat dirinya sendiri, merasa perlu untuk dijauhi atau bahkan dia tinggalkan

Karena itu pada puncaknya dalam gelombang peradaban manusia pada babak keempat sekarang ini — yang acap disebut four point zero (4.0) — manusia mengalami kejenuhan hingga percaya harus kembali ke bumi dan berlindung takrub di bawah langit, sebagai simbolika dari kesasaran untuk patuh pada Yang Maha Kuasa atas langit dan bumi.

Penulis : Jacob Ereste
Banten, 18 Semptember 2021

Contoh Video di HTML

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here