SEMARANG, Berita Merdeka Online – Pada debat ketiga Pilwakot Semarang 2024 yang berlangsung Jumat (15/11/2024) di Hotel Patra Semarang, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Yoyok Sukawi dan Joko Santoso (Yoyok-Joss), menegaskan komitmennya terhadap isu pendidikan, kesehatan, sosial, dan budaya.
Yoyok-Joss berjanji untuk memperkuat kerukunan umat beragama melalui inisiatif Perda Kerukunan Umat Beragama dan pembangunan Semarang Religion Center di setiap kecamatan, yang melibatkan perwakilan semua agama di Indonesia. Selain itu, pasangan ini akan menetapkan rumah ibadah sebagai cagar budaya untuk melestarikan keberagaman dan memperjuangkan hak-hak kelompok minoritas.
Dalam debat, Yoyok menyoroti pertemuannya dengan penerima Program Indonesia Pintar (PIP) yang berharap beasiswa tersebut diperbanyak. Ia juga berkomitmen memberikan pendidikan gratis bagi siswa SD, SMP, MI, dan MTs, baik negeri maupun swasta, lengkap dengan makan siang, transportasi Trans Semarang, dan akses internet gratis.
Untuk penyandang disabilitas, Yoyok-Joss menjanjikan kesempatan belajar, bekerja, dan berkreativitas setara, sebagaimana diungkapkan saat berbincang dengan seorang penyandang disabilitas, Suwanto.
Menanggapi keluhan seniman terkait akses berkesenian di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Yoyok berjanji akan memaksimalkan fasilitas tersebut untuk mendukung seniman, musisi, dan budayawan di Semarang.
Yoyok-Joss juga mengungkapkan rencana untuk menghadirkan Semarang Smart Response, sebuah layanan call center 24 jam untuk merespons kasus kekerasan, keamanan, dan kebutuhan warga, terinspirasi dari kasus seorang warga, Bu Hartini, korban kelompok gangster.
Bantuan Ekonomi dan Kebijakan Pro-Rakyat
Pasangan ini menawarkan sejumlah program unggulan untuk meringankan beban warga, termasuk:
SPP Gratis untuk seluruh jenjang pendidikan dasar.
PBB dan PDAM Gratis bagi warga kurang mampu dan lansia.
Menjamin tidak ada kenaikan PBB selama lima tahun.
Melalui berbagai program tersebut, Yoyok-Joss ingin menciptakan Semarang yang inklusif, aman, dan sejahtera, dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup warga melalui pendidikan, layanan sosial, dan fasilitas publik yang lebih baik.(day)




Tinggalkan Balasan