Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri memperkuat sinergi dengan insan pers di Provinsi Bengkulu melalui kunjungan silaturahmi ke Kantor Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mencegah penyebaran paham radikalisme, terorisme, hoaks, dan informasi yang menyesatkan.

‎Densus 88 Perkuat Sinergi dengan AMJ Bengkulu, Fokus Tangkal Radikalisme dan Hoaks.


‎Kunjungan Kepala Satuan Tugas Wilayah (Kasatgaswil) Bengkulu Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol I Wayan Bayuna, S.I.K., M.Si., disambut langsung oleh Ketua AMJ Bengkulu, Wibowo Susilo, S.E., beserta jajaran pengurus. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban dengan membahas pentingnya komunikasi yang baik antara aparat penegak hukum dan media massa sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas daerah.

‎Dalam pertemuan tersebut, Kombes Pol I Wayan Bayuna menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar, edukatif, dan berimbang kepada masyarakat. Menurutnya, media tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membangun kesadaran publik untuk menjaga persatuan serta menangkal berbagai bentuk ancaman terhadap keamanan nasional.

‎”Media merupakan mitra penting Polri dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang, kita dapat bersama-sama menjaga persatuan, mencegah penyebaran paham radikal, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol I Wayan Bayuna.

‎Ia juga mengajak seluruh insan pers di Bengkulu untuk terus memperkuat sinergi dengan Polri dalam menjaga situasi kamtibmas. Menurutnya, kolaborasi antara aparat penegak hukum dan media menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi tantangan penyebaran paham radikalisme, terorisme, hoaks, serta informasi yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.

‎Sementara itu, Ketua Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) Bengkulu, Wibowo Susilo, menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahmi Densus 88. Menurutnya, langkah tersebut menjadi momentum yang baik untuk memperkuat komunikasi dan membangun kemitraan yang semakin erat antara aparat penegak hukum dengan insan pers.

‎Wibowo menilai media dan aparat penegak hukum memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan informasi yang akurat, edukatif, dan mampu meningkatkan literasi masyarakat. Karena itu, sinergi yang terjalin diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus menangkal penyebaran hoaks, paham radikalisme, serta informasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

‎”Kami menyambut baik silaturahmi ini. Bagi AMJ, media dan aparat penegak hukum merupakan mitra strategis dalam memberikan informasi yang benar, edukatif, dan mencerdaskan masyarakat. Sinergi seperti ini penting untuk memperkuat kepercayaan publik serta menangkal penyebaran hoaks, paham radikalisme, dan informasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa,” kata Wibowo.

‎Ia menambahkan, AMJ berkomitmen untuk terus menjalankan prinsip jurnalistik yang profesional, independen, serta berimbang dalam setiap pemberitaan. Selain itu, AMJ juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum, dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Provinsi Bengkulu.

‎”Melalui komunikasi yang baik dan keterbukaan informasi, kami berharap hubungan antara media dan Densus 88 dapat terus terjalin secara konstruktif. Pada akhirnya, tujuan kita sama, yaitu menghadirkan informasi yang akurat kepada masyarakat sekaligus menjaga kondusivitas di Provinsi Bengkulu,” tambahnya.

‎Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Densus 88 Antiteror Polri dan insan media di Bengkulu. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyampaian informasi kepada masyarakat, memperkuat literasi publik, serta mendukung upaya pencegahan radikalisme dan terorisme demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan persatuan di Provinsi Bengkulu.

‎Melalui sinergi yang berkelanjutan antara aparat penegak hukum dan media massa, diharapkan masyarakat memperoleh informasi yang akurat, terpercaya, dan mencerdaskan sehingga mampu berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan serta menangkal berbagai bentuk informasi yang menyesatkan.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.