JAKARTA, Beritamerdekaonline.com – Belakangan, bisnis kuliner yang sempat turun di situasi Pandemi covid -19. Pihak usahawan kuliner dituntut melakukan inovasi dalam menyajikan berbagai jajanan. Sehingga kuliner terus dijadikan primadona menjadi sektor yang paling asik.
Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Masinton P memberikan pesannya dengan dibukanya Kuliner berbasis pendidikan ini maka peningkatan ekonomi masyarakat juga terbuka luas.
Seorang Konseptor, DR Iskandarsyah mengatakan mengisi ruang kebersamaan diruang kuliner sambil meningkatkan kapasitas kaum milenial saat ini, lewat diskusi bersama.
“Taman Kuliner ini adalah bagian inovasi di era new normal Pandemi Covid, yang mana ruang kuliner ini menjadi sekaligus tempat pembelajaran bersama kelompok mahasiswa berbasis pengembangan empat pilar MPR Republik Indonesia,” ujarnya pada awak media, di Jatiwaringin – Jakarta Timur (9/8/2020).
Menurutnya, tempat kuliner ini bukan hanya sebatas meraup pelanggan seluas-luasnya, tetapi menjadi pengembangan empat pilar bangsa dan dampak runtuhnya generasi muda akibat bahaya narkoba yang semakin darurat.
Namun, pengembangan diskusi di tempat kuliner ini masih dititik beratkan pada kelompok puluhan mahasiswa yang ada di DKI Jakarta. “Kita sudah libatkan 45 kampus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Jakarta dan program 45 kali diskusi. Nantinya, yang menjadi pembicaranya anggota DPR RI,” tandas Direktur Etos Indonesia Institute ini.
Selain diskusi mingguan, kata Iskandarsyah, pengunjung Taman Kuliner ini dapat menikmati musik secara langsung.
Menggerakkan perekonomian diranah kuliner akan menjadi semakin populer dalam pengembangannya.
“Saya akan libatkan mahasiswa diseluruh Jakarta untuk menikmati kuliner Indonesia khas Nusantara, sekaligus meningkatkan daya kritis mahasiwa saat ini terhadap pemerintah, di situasi Pandemi ini,” tutupnya. (ams)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan