Bengkulu, Beritamerdekaonline.com– Sebanyak 640 starter telah terdaftar untuk mengikuti Kapolda Cup Road Race Championship yang digelar pada 23–25 Oktober di sirkuit nonpermanen di depan Polresta Bengkulu. Ajang balap motor ini diikuti peserta dari tujuh provinsi dan menghadirkan 40 kelas perlombaan.

Direktur Lalu Lintas Polda Bengkulu, Kombes Pol. Mochammad Hasan, S.I.K., M.H.,

Direktur Lalu Lintas Polda Bengkulu, Kombes Pol. Mochammad Hasan, S.I.K., M.H., mengatakan jumlah peserta yang telah mendaftar menunjukkan tingginya antusiasme pembalap untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Peserta tidak hanya berasal dari Bengkulu, tetapi juga dari sejumlah provinsi tetangga dan daerah di luar Pulau Jawa.

“Alhamdulillah, untuk acara Kapolda Cup Road Race Championship pada tanggal 23, 24, dan 25, yang digelar di sirkuit nonpermanen di depan Polresta Bengkulu, sudah terdaftar 640 starter. Sudah terkonfirmasi ada peserta dari tujuh provinsi yang akan bergabung dalam acara ini,” ujar Hasan, usai kegiatan kumpul bersama masyarakat yang dihadiri langsung Wakapolda Bengkulu Brigjen. Pol. Prianto Teguh Nugroho, S.I.K., M.H., CPM., CPLA, di Kedai Kopi NGOPI.ID, Kelurahan Sukarami, Kota Bengkulu, Rabu (21/10/2026).

Ia menjelaskan, perlombaan akan mempertandingkan 40 kelas yang dapat diikuti peserta sesuai dengan kategori yang tersedia. Kejuaraan ini diharapkan menjadi wadah bagi para pembalap untuk menyalurkan kemampuan dan mengembangkan prestasi melalui kompetisi yang terorganisasi.

Selain menghadirkan persaingan olahraga otomotif, penyelenggaraan kejuaraan tersebut juga diharapkan menjadi hiburan bagi masyarakat Bengkulu.

Hasan mengajak masyarakat untuk datang dan meramaikan kejuaraan tersebut. Menurutnya, penyelenggaraan kembali ajang balap motor ini menjadi momentum untuk menghidupkan kegiatan olahraga otomotif yang telah lama tidak digelar di lokasi tersebut.

Ia menyebutkan, kegiatan balap motor di kawasan itu telah vakum selama sekitar 17 tahun. Karena itu, kejuaraan kali ini diharapkan dapat menjadi awal bagi penyelenggaraan kegiatan serupa secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Hasan menegaskan bahwa penyelenggaraan balap motor secara resmi juga menjadi salah satu upaya untuk mengarahkan minat generasi muda ke kegiatan yang lebih positif sekaligus menekan praktik balap liar di jalan raya.

Menurutnya, kegiatan balap motor direncanakan dapat digelar secara rutin setiap bulan, baik di sirkuit beraspal maupun di lintasan tanah. Rencana tersebut diharapkan memberikan ruang bagi para penggemar balap motor untuk menyalurkan hobi dan kemampuan mereka melalui kegiatan yang terorganisasi.

Dengan adanya wadah kompetisi resmi, para pembalap diharapkan dapat mengembangkan keterampilan, menjunjung sportivitas, serta lebih mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

Kapolda Cup Road Race Championship di Bengkulu pun diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarpembalap, tetapi juga mendorong perkembangan olahraga otomotif daerah dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan balap liar yang membahayakan pengguna jalan lainnya.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.