Berita Merdeka Online, Redelong –
Untuk memahami peran, fungsi dan implementasikan Srikandi dua Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Dinas Arsip dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Bener Meriah mengikuti Bimbingan teknis Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) yang dilakukan oleh ANRI (Arsip Nasional Republik Indonesia) secara virtual melalui aplikasi Join Zoom Meeting.

Acara tersebut diikuti langsung oleh Kadis Kominfo Ilham Abdi, S.STP, M.AP, Sekretaris Dinarpus Dra. Suryani, Kasubag Umum Diskominfo Wahyunida, SE dan para Kabid dan Kasubag dari Dinarpus bertempat di Dinas Kominfo setempat, Selasa, (7/12/2021).

Bimtek Srikandi tersebut menghadirkan narasumber Hafid dari ANRI.

Hafid secara jelas menerangkan, tentang Peran Implementasi Srikandi di lingkungan Pemerintah Daerah, Prasyarat Penerapan Srikandi di Wilayah II, meliputi,. 4 pilar yaitu 1.pengelolaan Arsip Dinamis, 2. Kelengkapan adminstrasi, 3. Sertifikat Elektronik dan 4. SDM Kerasipan dan TIK (perlu pemahaman secara menyeluruh dan massif untuk keberhasilan implementasi Srikandi).

Hafid juga menjelaskan tentang penggunaan Srikandi yaitu Admin yang meliputi Admin Nasional, Unit Kersiapan, sementara tentang Level Pengguna Srikandi (Admin dan User), dan User (Pimpinan, Unit Kerja dan Staf).

Sementara Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bener Meriah Ilham Abdi, SSTP, M.AP disela-sela pelaksanaan Bimtek tersebut mengatakan, Diskominfo berasama Dinarpus Kabupaten Bener Meriah, dua instansi mengikuti Bimtek tentang Aplikasi Srikandi yang dalam waktu dekat akan menerapkan aplikasi tersebut.

Lebih lanjut dikatakan Ilham Abdi, S.STP, M.AP dilakukannya Bimtek ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi ASN dalam perkembangan dan persaingan SDM kita, sekaligus meningkatkan prestasi kerja ASN berbasis elektronik, ungkapnya.

“Dengan Bimtek ini kita berharap para peserta khususnya di lingkungan pemerintah Kabupaten Bener Meriah (Diskominfo dan Dinarpus) dapat memiliki pemahaman tentang penerapan aplikasi Srikandi di dinas masing-masing nantinya, walaupun Bimtek ini diadakan secara virtual,” harap Ilham Abdi, S.STP, M.AP

Dia menambahkan, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), jadi Aplikasi Srikandi ini nantinya akan menjadi jawaban dalam menyelesaikan berbagai tugas dunia kearsipan dengan memanfaatkan teknologi digital, dalam hal ini keunggulan SDMnya sangat dperlukan dan dibutuhkan, tutup Ilham Abdi,

Di akhir acara dilakukan Diskusi, tanya jawab dan praktek pembuatan aplikasi. (Man)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.