TTS-Kualin, BMol –Sebuah dump truck dengan plat nomor DH. 9838 orang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas tunggal di Taus, Desa Kualin, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kamis (4/11/
/2021) sekitar pukul 12.00 WITA.

Pengemudi truk yang melaju dengan kecepatan tinggi diduga kehilangan kendali, menyebabkan mobil terbalik dan (empat) orang langsung dinyatakan tewas dalam kecelakaan yang fatal itu.

KSPK II Polres Kualin, Bripka Yefta Tafui melalui WhatsApp kepada BMon.com menyatakan bahwa kejadian tersebut merupakan kejadian tunggal.

Bripka Yefta, mengatakan dump truck tersebut berasal dari Desa Nunmafo, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang, yang hendak menuju Ofu, Kecamatan Kolbano, Kabupaten TTS untuk mengikuti acara adat keluarga.

Dump truck dikemudikan oleh Jemri Nomleni dan dengan 12 penumpang termasuk Norce Liunokas (50), Marce Nenohai (50), Regina Neolaka (50), Sofia Taunu (50), Naema Sae (0), Orince Boimau (0 ), Yus Talaen (3), Titus Taunu (50), Lambertus Atonis (20), Dominggus Nabut (50), Veki Talaen (18) dan Yuliana Taunu (20), seluruh warga Desa Nunmafo, Kecamatan Amabi Oefeto Timur.

Empat orang yang dinyatakan tewas di tempat adalah Norce Liunokas, Titus Taunu, Lambertus Atonis dan Dominggus Nabut.

Bripka Yefta Tafui menjelaskan bahwa pengemudi (Jemri Nomleni) mengemudikan kendaraan dengan kecepatan tinggi sesaat sebelum kecelakaan.

Lebih lanjut Brigjen Yefta juga menyatakan bahwa kondisi saat itu hujan deras, angin kencang dan jalan licin. Penumpang kemudian memarahi pengemudi untuk memperlambat kendaraan, tetapi dia mengabaikannya.

Ia menjelaskan, setelah melewati Mapolsek Kualin, mobil oleng dan terbalik, sehingga penumpang dan barang serta hewan yang berada di belakang mobil terlempar keluar dari mobil.

“Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kualin dan 2 orang lainnya meninggal di puskesmas,” kata Bripka Yefta Tafui.

Ia menghimbau kepada pengendara agar lebih berhati-hati dalam berkendara. Kurangi kecepatan kendaraan dan utamakan keselamatan. Ia juga mengatakan kondisi hujan saat ini membuat jalan licin, sehingga perlu waspada dan berhati-hati. Mengemudi kendaraan tidak boleh terlalu cepat.

“Pengemudi harus hati-hati karena ini musim hujan dan ini murni laka lantas faktor manusia,” kata Yefta. (Roy Saba)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.