JAKARTA, Beritamerdekaonline.com – Sejumlah mantan pebulu tangkis mengikuti Kasad Cup Badminton Exhibition Match 2023, Minggu (29/10/2023). Pertandingan ekshibisi ini diselenggarakan di Gelora Bung Karno (GBK) Arena, Lantai V, Jakarta Pusat.

Sistem pertandingan ekshibisi ini dibagi ke dalam dua grup, yaitu Grup Rajawali dan Grup Garuda. Masing-masing terdiri dari lima pasangan.

Komposisinya adalah mantan atlet bulu tangkis nasional, pejabat TNI AD/Polri, Kementerian, serta perwakilan empat Pengurus Provinsi PBSI. Arena menjadi ramai ketika Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono berpasangan dengan mantan atlet bulu tangkis kebanggaan Indonesia.

Mantan juara dunia Joko Suprianto berpasangan dengan Panglima TNI mewakili tim Garuda. Mereka berhadapan dengan Letjen TNI Arief Rachman yang berpasangan dengan mantan atlet nasional Hastomo Arbi, mewakili tim Rajawali.

Pertarungan sengit pun terjadi. Beberapa kali terlihat pukulan-pukulan tajam serta drop shot kedua pasangan sehingga kejar mengejar skor tak dapat dihindari.

Dengan permainan yang apik, Laksamana Yodo dan Joko Suprianto mengakhiri set pertama dengan skor 21-18. Memasuki set kedua, kejar mengejar angka terus terjadi dan saling jual beli serangan.

Dengan ketenangannya, tim garuda menyelesaikan pertandingan dengan baik. Mereka menutup set kedua dengan kemenangan tim Garuda 21-16.

Selain Laksamana TNI Yudo Margono, mantan Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman ikut ambil bagian dalam pertandingan ini. Ia berpasangan dengan Alven Yulianto.

Menteri Investasi merangkap Kepala badan koordinasi penanaman modal Bahlil Lahadalia berpasangan dengan Tantowi Ahmad. Komjen Pol Purn Firli Bahuri berpasangan dengan Marleve Mainaki.

Letjen TNI Arief Rachman berpasangan dengan Hastomo Arbi. Komjen Pol Fadhil Imran berpasangan dengan Ricki Widianto.

Sementara, Mayjen TNI Tri Budi Utomo berpasangan dengan Bambang Suprianto. Dan, Brigjen TNI Aminudin berpasangan dengan Wahyu Nayaka.

“Dengan digelarnya pertandingan Eksebisi Badminton Kasad Cup 2023 ini, semoga dapat menggelorakan semangat bulu tangkis serta bentuk penghargaan kepada para legenda atlet bulu tangkis nasional yang telah mengharumkan nama bangsa Indonesia di berbagai event internasional serta memancing munculnya bibit-bibit baru dalam dunia bulutangkis di tanah air,” ujar Laksamana Yudo.

 

(INT)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.